oleh

Kemenhub Fokus Membangun Infrastruktur di Selayar

Editor : Lukman Maddu-Daerah, Selayar-

SELAYAR, BP – Kata bijak “Setiap musibah pasti ada hikmahnya” pantaslah disematkan untuk masyarakat Kepulauan Selayar. Pasca musibah KMP Lestari Maju yang menjadi pembelajaran mahal mendorong pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menaruh perhatian penuh di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Setelah membuka kegiatan Bimtek keselamatan pelayaran pada tanggal 13 Agustus 2018 lalu, Budi Karya Sumadi berjanji akan menjadikan Selayar sebagai percontohan Pelabuhan Penyebrangan kalal Roro (roll on rooll off).

Hal tersebut diungkapkan Direktur Pembinaan Keselamatan Transportasi Rizal Wasal ATD., MM, disela kunjungan kerjanya di Selayar didampingi oleh Kepala BPTD wilayah XIX Sulselbar pada saat diterima oleh Wakil Bupati Selayar di kediamannya pada hari Iduladha dalam suasana lebaran.

“Saya ditugaskan langsung untuk meninjau Pelabuhan Pamatata pak Wabup, ini terkait pembangunan infrastruktur pelabuhan pamatata. Langkah Bapak Menhub untuk meluncurkan quick win sebagai wujud hadirnya pelayanan angkutan penyeberangan yang baik,” kata Rizal Wasal ATD, MM.

Pelabuhan penyeberangan Pamatata adalah tumpuan masyarakat Selayar sangat penting, mengingat semua pergerakan darat masuk di Selayar melalui pelabuhan penyeberangan ini.

Rizal Wasal menyambut baik niat pemkab dan mengatakan bahwa disamping penataan pelabuhan penyeberangan juga kita akan hadirkan kapal yang memenuhi standar keselamatan yang tinggi.

Risal menambahkan bahwa quick win ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Selayar. “Kami konsen betul, Selayar ini memilki potensi alam yang luar biasa, apalagi Selayar ini salah satu akses yang menghubungkan Sulawesi Selatan dengan NTT, maka ini harus menjadi tanggung jawab kita semua,” ujar Dirbinkes Ditjen Perhubungan Darat.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar Zainuddin berterima kasih atas kunjungan kerja DirBinkes. “Luar biasa ini pak karena perhatian bukan hanya lips saja tapi betul langkah nyata ditunjukkan oleh Kementerian Perhubungan, bayangkan saja beliau ini kan harusnya lebaran bersamakeluarganya tapi demi tugas dan demi masyarakat Selayar beliau hadir di Selayar,” ujarnya.

Zainuddin berharap bahwa kebutuhan kapal sampai 3 unit untuk melayani penyeberangan Pamatata – Bira bisa segera direalisasikan.

“Kemarin waktu pak Menhub di Selayar sudah janji untuk penambahan kapal,” ujar wakil Bupati yang getol memperjuangkan pelabuhan penyeberangan pamatata untuk dibangun oleh Kementerian Perhubungan.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XIX Sulselbar Benny Nurdin Yusuf menambahkan bahwa dengan adanya 2 kapal dengan sistem crossing saat ini sudah cukup. Namun bila terjadi lonjakan seperti hari raya keagamaan dan juga jika ada trouble atau docking jika 3 kapal maka tentu tidak mengganggu pelayanan.

“Trade follow the ship, ship follow trade, konsep ini perlu, jadi akan diupayakan ada 3 kapal yang melayani sehingga mendorong kebangkitan arus barang dan orang,” jelasnya.

Menyoal figur Gubenur tepilih, Benny mengatakan bahwa Nurdin Abdullah adalah sosok yang punya kemampuan dalam membangun suatu daerah. Olehnya itu, Benny yakin bahwa dengan kepemimpinan NA, Insya Allah sinergi pusat dan daerah dalam hal ini Kemenhub dengan Pemprov Sulsel dalam membangun Selayar akan lebih baik lagi.

“Tempo hari saya sempat ngobrol sama beliau (NA) dan memang beliau akan bangun Selayar, kedepan disamping penyeberangan beliau ingin menghadirkan kapal cepat yang melayani Bantaeng-Benteng Selayar, dan berharap investor segera datang ke Selayar, untuk membangun fasilitas pendukung seperti Hotel. Harus ada hotel bagus Ben di Selayar,” kelakar Benny menirukan pesan Nurdin Abdullah. (*)

Komentar