oleh

5560 Maba UMI Ikut Pesantren Kilat di Padang Lampe

Editor : Lukman Maddu-Edukasi, Kampus-

PANGKEP, BP – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Prof. Basri Modding, membuka langsung rapat senat terbuka luar biasa, dalam rangka penerimaan mahasiswa baru UMI tahun akademik 2018/2019, di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin UMI, Padang Lampe, Kecamatan Ma’rang, Minggu (26/08).

Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Basri Modding mengatakan, jika kegiatan ini merupakan tradisi tahunan UMI untuk peserta didik sebelum memasuki masa perkuliahan, tidak hanya itu, pesantren kilat ini sendiri menjadi program unggulan UMI, untuk menjadikan UMI sebagai pusat pendidikan karakter nasional.

“Kurikulim boleh sama, tapi ini yang membedakan. Mahasiswa betul-betul dilatih menjadi manusia yang jujur, bertaqwa dan bekerja keras,” ujar Basri Modding.

Lebih lanjut Basri menambahkan, jika semua mahasiswa baru UMI, wajib mengikuti pesantren kilat tersebut untuk menyamakan persepsi, dengan pendekatan akidah dan pembentukan karakter untuk menjadi manusia Ulul albab, manusia yang berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berahlakul karimah sesuai tujuan berdirinya UMI.

“Inilah tradisi UMI dan ini adalah program unggulan UMI. kita hampir sama dengan semua perguruan tinggi lain, namun yang membedakan, kita punya Pesantren Padang lampe, yang menempa kita lebih religius, berakhlak mulia,” tambah Basri Modding.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wakaf UMI, Mokhtar Noer jaya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kerjasama yang telah terbangun, menurutnya UMI adalah Universitas yang lebih dari tempat menimba ilmu.

“Masuk di UMI itu tidak akan rugi, disamping tenaga pengajar yang berkompeten dan berpengalaman, pembelajaran hidup dalam islam juga akan ditemukan di kampus ini,” singkatnya.

Terpisah Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, yang juga merupakan ketua panitia pesantren kilat, Prof. Laode Husen mengatakan bahwa kegiatan pesantren kilat UMI merupakan satu-satunya kegiatan khusus yang hanya ada di UMI, yang merupakan lembaga pendidikan tinggi dan lembaga dakwah.

“Saya ucapkan selamat datang di kampus Universitas Muslim Indonesia, Inilah kekhususan UMI yang berbeda dengan universitas lain di Indonesia. Khususnya sebagai lembaga pendidikan tinggi dan lembaga dakwah,” ungkap Laode.

Komentar