oleh

Klasemen Asian Games 2018: Indonesia Salip Iran di Posisi Empat

Editor : Lukman Maddu-Headline, Olahraga-

JAKARTA, BP – Kontingen Indonesia di Asian Games 2018 mengukir prestasi terbaik Merah Putih di ajang pesta olahraga paling akbar di Asia.

Hingga hari ke-9, Senin (27/8) kemarin, Indonesia mendulang 22 emas, 15 perak dan 27 perunggu. Jumlah medali emas itu dua kali lipat dari torehan prestasi terbaik sebelumnya yang dicetak kontingen di Asian Games 1962 (Jakarta) yakni sebelas emas, 12 perak dan 28 perunggu.

Kemarin, Indonesia bahkan menjadi juara umum dengan mendulang sepuluh emas, dua perak dan dua perunggu.

Tiongkok yang memimpin klasemen sejak hari pertama dan sudah 90 persen juara itu, kemarin hanya mengumpulkan delapan medali emas. Jepang tiga emas dan Korea satu emas.

Sepuluh emas yang didapat Indonesia kemarin berasal dari pencak silat (delapan) dan panjat tebing (dua).

Dari cabang pencak silat yang digelar di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta, kontroversi memang ada. Atlet dan kontingen Malaysia kecewa karena merasa dicurangi, lalu merajuk, tak mau melanjutkan pertandingan di salah satu nomor final tarung.

Si pesilat negeri tetangga itu kabarnya sampai merusak pembatas di venue. Itu biasa, dan kontroversi kemarin bukan yang pertama dalam sejarah cabor bela diri.

Dua emas lagi datang dari JSC Palembang. Tim putra sport climbing Indonesia (2) meraih emas setelah mengalahkan tim Indonesia (1) di final nomor speed relay. Tim putri Indonesia (1) juga meraih emas di nomor speed relay usai mengalahkan Tiongkok.

Pencak silat dan sport climbing kini ‘memimpin klasemen’ sumber medali Indonesia di Jakarta Palembang 2018. Total, timnas pencak silat telah menyumbang delapan emas dan satu perunggu. Sport climbing mempersembahkan tiga emas, dua perak dan satu perunggu.

Komentar