oleh

Baru Sepekan Dilantik, Anggota DPRD Baru Ini Langsung Terjun ke Palu

Editor : Ashar Abdullah-Daerah, Maros-

MAROS, BP – Bantuan yang diberikan untuk korban Gempa dan Tsunami di Palu, Donggala dan sekitarnya terus mengalir. Kisah penyaluran bantuan yang penuh dengan suka duka pun dipaparkan oleh seorang relawan, Amril, Ia yang berangkat ke Palu dua Hari pasca bencana (Senin 1 Oktober) Pagi membawa sejumlah bantuan bersama dengan 7 rekan lainnya dan menggunakan 3 mobil.

“Jadi setelah melihat dan mendengar kabar bencana tersebut, saya langsung bergerak, menyampaikan ke beberapa teman untuk ikut memberi bantuan. Karena saya akan langsung mengantar ke lokasi, dan alhamdulillah ada beberapa teman ikut berpartisipasi, kami berangkat dengan 3 mobil, dua mobil open cup yang bawa makanan berbagai jenis. Jadi kami star dari Maros Senin pagi,” ujar Amril yang baru sepekan dilantik menjadi PAW anggota DPRD Maros.

Menurutnya, perjalanan ke lokasi bencana memang penuh dengan rintangan, bahkan Amril bersama timnya mengaku dihadang di sekitar perbatasan Donggala – Palu.

“Jadi kami sempat dihadang di daerah Perbatasan Donggala-Palu, tapi rupanya mereka juga adalah korban, jadi isu mengenai perampasan itu saya rasa keliru, mereka juga adalah korban dan butuh bantuan, sehingga pada saat mereka menahan rombongan kami, kami melakukan diplomasi dan memberikan juga bantuan berupa makanan kepada mereka.” Ujar Amril.

Setelah sampai di daerah bencana, Amril langsung menemui sejumlah korban yang beberapa diantaranya adalah warga Maros.

“Jadi di lokasi yang kami kunjungi itu ada beberapa warga Maros, setelah kami menyerahkan bantuan tersebut kami sempat mendengarkan penuturan langsung dari mereka, sungguh menyayat hati. Bangunan luluh lanta, hancur, beruntung beberapa warga Maros selamat, dan mereka meminta untuk ikut kembali ke Maros” Lanjut Amril.

Pada saat Amril akan kembali ke Maros ada sekitar 23 orang warga Maros ikut untuk kembali ke Maros.

“Jadi ada beberapa warga Maros yang mau ikut ke Maros, kami memperlihatkan kondisi mobil yang bak terbuka, namun itu tidak menjadi masalah yang penting keluar palu dulu, kata mereka, akhirnya ikutlah 23 orang ke Maros, mereka saya tampung di rumah dulu, keesokan harinya baru saya antar ke rumah keluarganya.” Tutup Amril.

Amril merupakan anggota DPRD yang baru saja dilantik pada 24 September lalu sebagai pengganti antar Waktu (PAW), meski baru seminggu berkantor ia langsung memperlihatkan aksinya melalui aksi kemanusiaan dan terjung langsung ke lokasi bencana dan mengevakuasi korban. (*)

Komentar