oleh

Tak Masuk RPJMD, Anggaran Stadion Barombong Tunggu APBD Perubahan

Ashar Abdullah-Headline, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BP – Progres pengerjaan Stadion Barombong yang digadang-gadang bertaraf internasional tidak menjadi prioritas di tangan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA).

Hal itu terlihat pada susunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun anggaran 2019-2023 yang dibacakan oleh NA sendiri di ruang rapat DPRD Sulsel.

Padahal, Stadion Barombong hingga saat ini masih berharap anggaran yang cukup besar. Penyelesaiannya masih membutuhkan sekitar Rp234 miliar. Selama ini, sumber pendanaan masih bergantung pada APBD dan bantuan APBN.

“Tetap kita menunggu arahan dari BPKP, karena Barombong ini harus tuntas,” ungkapnya, Rabu (14/11).

Saat ini, lanjutnya, Stadion Barombong akan menunggu hasil audit dari BPKP, dalam audit tersebut nantinya akan bisa diketahui jumlah anggaran yang dipakai untuk keseluruhan.

“Sehingga tidak ada lagi yang meminta berulang untuk alasan dana belum mencukupi. Karena kalau kita kira-kira, kita kasih sekian miliar tapi belum selesai, ribut lagi. Jadi satu kali saja kita kasih uang,” pungkasnya.

Lebih jauh, NA menegaskan, meski tidak dimasukkan dalam RPJMD 2019, ketika telah ada hasil audit maka bisa dimasukkan anggarannya dalam APBD Perubahan. “Kan masih ada APBD-P, itukan pelan tapi pasti,” tutupnya. (*)

Komentar