oleh

Jika DPT Bermasalah, Hasil Pemilu Rawan Digugat

-Wawancara

MAKASSAR, BP – Hasil perhitungan rekapitulasi suara pemilih dalam kontestasi Pemilihan Umum berpeluang untuk digugat.

“Hasil Pemilu kita itu berpeluang untuk digugat,” kata Komisioner Bawaslu Sulsel Devisi Pengawasan Partisipatif, Syaiful Jihad saat ditemui, Kamis (15/11).

Kata dia, hal itu bisa dilakukan ketika Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak akurat atau tidak bagus. Keakuratan DPT bisa menjadi cerminan kebersihan Pemilu.

“Pintu masuk untuk menilai kebersihan Pemilu, harus lihat dari DPT kita,” ujarnya.

DPT menjadi sangat penting posisinya untuk ukuran kualitas pemilu, karena kata Syaiful, pengalaman pada Pilkada kemarin banyak orang yang terdaftar sebagai DPT tapi itu telah meninggal.

“Artinya, data DPT kita masih bermasalah,” tambahnya.

Olehnya itu, Syaiful berharap ada kesadaran masyarakat untuk melakukan pembaharuan data pemilih.

“Mari kita mendorong mendorong kesadaran masyarakat untuk mengupdate data pemilih,” paparnya.

Pasalnya, setelah KPU Sulsel melakukan rapat pleno tentang penetapan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP), tercatat 104.224 pemilih yang belum memiliki E- KTP.

“Jumlah ini tidak sedikit, sehingga kami meminta KPU berkoordinasi dengan Dukcapil untuk mempercepat proses perekaman, agar penduduk yang memiliki hak pilih dapat memanfaatkan haknya (tidak kehilangan hak),” tutupnya.

Diketahui, Daftar Pemilih Pemilih Tetap Sulsel untuk pimilu 2019 sebanyak 6.054.198 pemilih. (*)

Komentar