oleh

Sering Diisukan PKI, Jokowi: Haduh, Mau Saya Tabok Orangnya

Editor : Ashar Abdullah-Pileg 2019, Politik-

BP – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kegelisahannya selama ini dituduh oleh orang tidak bertanggung jawab, merupakan keturunan dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Isu ini selalu muncul jelang Pilpres.

Bahkan Jokowi mengaku sedih karena kabar bohong yang menyudutkan kerap beredar, misalnya di media sosial. “Saya kadang sedih kalau sudah masuk tahun politik isinya fitnah, kabar bohong, saling hujat coba dilihat di medsos,” ujar Jokowi di kawasan Lampung, Jumat (23/11).

Jokowi menegaskan, sangat tidak masuk awal ‎tudingan bahwa dirinya keturunan partai yang dinyatakan terlarang di Indonesia. PKI dibubarkan pada 12 Maret tahun 1966. Padahal saat itu dirinya baru berumur 4 tahun.

“Lha kok bisa diisiukan Presiden Jokowi aktivis PKI. Ini yang kadang-kadang, haduh mau saya tabok orangnya,” selorohnya.

Menurut Jokowi dahulu dirinya tak mempedulikan adanya fitnah soal PKI. Namun saat ini, hal itu tidak bisa didiamkan. Sebab, masih ada sekitar enam persen rakyat Indonesia yang percaya isu tersebut.

“Saya sudah empat tahun diginiin, dan enam persen itu (sama dengan) 9 juta penduduk lebih,” pungkasnya.

Sekadar informasi di pada Pilpres 2014 silam isu komunis dan PKI yang menyerang Presiden Jokowi kala itu digulirkan lewat media cetak yang bernama Obor Rakyat.

Dalam media cetak tersebut, Presiden Jokowi juga dituduh keturunan Tionghoa. Namun belakangan isu itu hanyalah fitnah, dan orang-orang yang berada di media cetak Obor Rakyat sudah dijebloskan ke penjara.

(gwn/JPC)

Komentar