oleh

Kejari Jeneponto Bidik Direktur RSUD Lanto Deng Pasewang

Editor : Lukman Maddu-Daerah, Jeneponto-

JENEPONTO, BP – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto bersikap tegas dalam menggarap kasus dugaan korupsi di Kabupaten Jeneponto. Meski status penanganan perkara sudah naik ke tahap penyidikan, hingga saat ini korupsi itu pun sudah menetapkan beberapa tersangka baru setelah menangkap mantan Direktur PDAM Kabupaten Jeneponto.

Kajari Jeneponto, Agus, mengatakan, pihaknya sudah menaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. “Kami sangat intensif dan serius dalam penanganan perkara tersebut,” ujarnya.

Sepertinya, Kejari Jeneponto masih menelusuri tersangka lain untuk menentukan siapa-siapa yang akan dijadikan tersangka baru.

“Kami perlu bekerja keras untuk mengungkap kasus korupsi di Kabupaten Jeneponto karena memang menyangkut kerugian negara, itu sangat merugikan masyarakat,” tutur dia.

Meski demikian, Agus memastikan, dalam tahapan penyidikan, Kejari Jeneponto akan segera menetapkan tersangka baru.

Program Kejaksaan Negeri Kabupaten jeneponto, Adalah intensif melakukan penyidikan, Agar penilaian ini betul-betul objektif,” KataDia

Selain itu, Agus membantah dugaan adanya tekanan politik dalam membendung penanganan perkara dugaan korupsi Direktur, RSUD Lanto Deng Pasewang, Dr.Asriadi, dengan kasus penyalahgunaan uang makan pasien dan uang makan penjaga rumah sakit dan Alat Kesehatan (Alkes) RSUD Jeneponto.

“Dalam penanganan kasus korupsi di Kabupaten Jeneponto, tidak ada tekanan, dari pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam perkara ini tidak ada yang mengintervensi dari siapa pun,” tegasnya.

Komentar