oleh

Langka, BBM Bersubsidi Kembali Disoal

Editor : Ashar Abdullah-Daerah, Parepare-

PAREPARE, BP – Selama 3 pekan terakhir, warga di Kota Parepare dan sekitarnya meringis. Betapa tidak Bahan Bakar Minyak(BBM) bersubdsidi berjenis premium dan solar menjadi barang langka yang sangat sulit didapatkan.

Pengguna BBM bersubsidi harus memiliki kesabaran ekstra untuk mengantri di SPBU, itupun dijatah hingga 40 liter saja sekali pengisian.

Kondisi kelangkaan BBM bersubsidi yang berlarut-larut ini dikeluhkan oleh warga terutama pengguna jalan dan Pengelola SPBU.

Berdasarkan pantauan, dari arah Kabupaten Barru, Kota Parepare hingga ke Kabupaten Pinrang, antrian kendaraan masih menjadi pemandangan yang tersaji disetiap lokasi SPBU.

“Tidak tahu apa maunya ini Pertamina, sudah bbeerapa hari terakhir memang tisak ada stok(Premium dan Solar) yang masuk, yang ada sekarang Cuma jenis Pertalite dan Pertamax,”sesal; salah seorang pengelola SPBU yang meminta namanya untuk tidak dipublish, Kamis(29/11/2018).

M Roby Hervindo, Unit Manager Communication & CSR Pertamina Sulawesi sebelumnya berdalih jika tidak ada kelangkaan BBM jenis solar dan Premium. Adanya peningkatan Komsumsi disinyalir menjadi biang kerok sulitnya menemukan BBM jenis tersbut.

“Solar dan Premium sesuai Perpres 191 tahun 2014 termasuk Jenis BBM Tertentu, yaitu jenis BBM yang disubsidi oleh pemerintah. Karena subsidi, maka jumlah atau alokasinya ditetapkan ada batas kuota, sehingga wajar kalau dilakukan pembatasan Karena jika tidak dibatasi atau sesuai alokasi, bisa-bisa melebihi kuota,”jelas dia.

Roby memaparkan yang perlu menjadi perhatian adalah truk-truk yang mengantri apakah truk-truk industryatau bukan.

“Karena jika begitu, maka mereka seharusnya tidak menggunakan solar subsidi, sesuai Perpres 191/2014 tersebut,”tutup dia

Informasi yang dihimpun Rakyatku.com,sejak beberapa pekan terakhir intensitas masuknya Kapal Tanker tidak seperti biasanya. Bahkan jumlah BBM yang dipasok melalui Depot Pertamina juga mengalami penurunan. (*)

Komentar