oleh

Bawaslu Ajak Media Cegah Terjadinya Pelanggaran Pemilu

-Pemilu, Politik

PAREPARE, BP – Untuk mengantisipasi tingginya potensi pelanggaran dan sengketa pada Pemilu 2019 di Kota Parepare, Bawaslu Sulsel mengajak para media se-Kota Parepare dan mahasiswa berdiskusi dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu tahun 2019.

Kegiatan dikemas dalam bentuk sosialisasi yang oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulsel Laode Arumahi dan menghadirkan empat pemateri, yakni Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel Herwanita, Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Sulsel Adnan Jamal, Pimpinan Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad dan Amrayadi.

Sebelum membuka kegiatan tersebut, Laode Arumahi menyampaikan, melihat tingginya pelanggaran dan sengketa pada Pilkada 2018 di Kota Parepare, pihaknya sengaja mengajak peran serta kedua belah pihak, yakni para media dan Bawaslu Kota Parepare untuk bekerjasama dalam melakukan pengawasan partisipatif pemilu 2019.

“Keberadaan wartawan sangat dinilai oleh bangsa ini, olehnya itu para media diajak untuk bagaimana mendorong pembangunan nasional termasuk pembangunan demokrasi yang fair,” ungkapnya.

Arumahi juga meminta kepada para media, agar melakukan koordinasi dan bekerjasama dengan Bawaslu Kota Parepare melaporkan hal-hal yang diduga terjadinya pelanggaran pemilu.

“Saya tantang kepada media (wartawan) untuk melaporkan pelanggaran pemilu, karena yang sering terjadi masih sebatas pemberitaan, belum ada yang berani melaporkan,” pungkasnya. (*)

Komentar