oleh

Keberadaan PT Digo Putra Perkasa di Desa Cakura Resahkan Warga

-Daerah, Takalar

TAKALAR, BP – Puluhan warga, Desa Cakura, Kecamatan Polongbangkeng Selatan resah dan marah sehingga menutup jalan karena jalanan mereka rusak parah yang diakibatkan oleh mobil PT. Digo Putra Perkasa milik pengusaha bernama Feri, Kamis (6/12).

Salah satu warga Cakura, Kamaruddin, SE Daeng Sese, membenarkan bahwa warga Desa Cakura sementara melakukan penutupan jalanan. “Ini disebabkan karena mobil pengangkut PT. Digo Putra Perkasa yang diduga milik Pak Feri, setiap hari mengangkut kerikil dan melewati jalanan tersebut sehingga jalanan itu rusak parah,” ucapnya.

Saat ini tercatat, jalanan yang rusak parah terbagi tiga dusun yakni Dusun Buakanga, Pangkajene dan Bontomaka, Desa Cakura dengan jarak berkisar 3 kilometer.

Sekadar diketahui bahwa keberadaan PT. Digo Putra Perkasa di Desa Cakura sudah satu tahun lebih beraktivitas dan boleh dikata setiap hari mengangkut kerikil dan melewati Desa Cakura.

“Pastinya kami warga Cakura menuntut PT. Digo Putra Perkasa untuk segera memperbaiki jalanan tersebut karena ini fasilitas umum. Dan saat ini sudah ada beberapa pengendara roda dua yang jatuh lantaran jalanan tersebut berlubang dan licin,” ujarnya.

“Apabila pihak PT. Digo Putra Perkasa tidak mau memperbaiki jalanan itu, maka kami tidak akan membiarkan mobil pengangkut kerikil melewati jalanan di Desa kami,” tegasnya.

Sementara Kades Cakura, Nurdiansyah juga menegaskan persoalan ini bisa muncul karena berawal dari warga yang merasa diresahkan karena jalanan tersebut rusak parah, ironisnya lagi pemilik PT tidak mau menemui warga.

“Kami berharap kepada PT. Digo Putra Perkasa dan Pemerintah Takalar segera melakukan perbaikan jalanan tersebut. Apabila tidak dilakukan perbaikan maka warga tidak bakalan melewati jalanan tersebut,” harap Nurdiansyah. (*)

Komentar