oleh

HPMT Resmi Laporkan Dugaan Korupsi RSUD Jeneponto ke Kejati Sulsel

Editor : Lukman Maddu-Daerah, Jeneponto-

JENEPONTO, BP – Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (HPMT) resmi melaporkan RSUD Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Selatan terkait beberapa dugaan kasus korupsi Tahun 2017-2018.

Ketua Umum PB HPMT, Herdiawan, mengatakan, terkait dengan laporan dugaan korupsi di RSUD Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto dilengkapi dengan beberapa bukti dari hasil investigasi.

“Kami serahkan kepada Kejati Sulsel yang diterima langsung oleh Kabag Persuratan Kejati,” ucapnya, Jumat (07/12/2018).

Ia juga mengatakan, bahwa laporan pengaduan ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari aksi demonstrasi beberapa hari yang lalu.

“Di mana kami menduga anggaran BPJS 2017 dan 2018 di dalamnya ada praktek korupsi,” ungkap Wawan.

Selain itu, ia juga mengatakan, bahwa anggaran akreditasi Rumah Sakit yang sudah tiga tahun dianggarkan tetapi sampai sekarang Rumah Sakit belum juga terakreditasi, seperti, anggaran pemeliharaan Gedung, Ruang Perawatan dan Fasilitas Rumah Sakit.

“Kami duga kuat digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya dan terindikasi korupsi di dalamnya dengan kondisi fisik rumah sakit yang sangat memprihatinkan, padahal setiap ada anggarannya, dan juga anggaran limbah medis rumah sakit,” bebernya.

Ia juga menambahkan, bahwa apabila laporannya tidak diperhatikan, dari pihak HPMT akan melakukan konsolidasi akbar untuk aksi.

“Sehingga kami meminta Kejati SulSel dapat menindak lanjuti laporan kami dalam waktu yang tidak terlalu lama, karena ketika laporan kami tidak diperhatikan, kami dari HPMT akan melakukan konsolidasi akbar untuk Aksi Demonstrasi dan akan memboikot kantor Kejati Sulsel,” tegasnya.

Komentar