oleh

Awal Tahun, Inflasi Sulsel Diperdiksi Naik Satu Persen

Editor : Lukman Maddu-Ekobis-

MAKASSAR, BP – Tingkat inflasi di Sulawesi Selatan pada awal tahun 2019 diprediksi mengalami kenaikan 0,5 sampai satu persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor rill maupun faktor cuaca.

Selain itu, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan juga menganggap perekonomian tahun 2019 menghadapi tantangan. Dimana tantangan itu harus dihadapi dengan kesempurnaan struktur dan koordinasi dengan Tim Pengengendali Inflasi Daerah.

Menurut Direktur BI Perwakilan Sulsel, Dwityapoetra S besar tantangan perekonomian kedepan berupa cuaca ekstrim dan adanya potensi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Masih banyak pekerjaan rumah kita yang harus diselesaikan diantaranya ada masalah kelancaran distribusi,” urainya saat dikonfirmasi, Jumat (11/1).

Apalagi kata dia, target inflasi tahun 2019 ini harus capai 3,5 persen, untuk mencapai itu harus ada perencanaan yang matang.

“Perlu perencanaan sistematis dan terstruktur baru bisa tercapai,” tambahnya.

Untuk awal tahun ini, sambungnya memang masih tinggi karena masih ada persoalan dalam angkutan udara, juga ada hari besar keagamaan, terutam komoditas unggul di Sulsel mengalami kenaikan.

“Komoditas utama Sulsel mengalami kenaikan karena faktor cuaca, dan kami prediksi inflasi bisa mengalami kenaikan sampai satu persen,” tutupnya.

Biasanya awal tahun inflasinya mash tinggi terutama angkutan udara, hari besar keagamaan nasional, juga komuditas utama sulsel mengalaminkenaikan harga karena cuaca. Perkiraannya kenaikannnya sampai satu persen.

Diketahui, sebelumnya BI merilis tingkat inflasi Sulsel tahun 2018 dimana tingkat inflasi mencapai 3.50 persen. Angka tersebut merupakan angka paling moderat dengan ukuran produsen dan konsumen. (*)

Komentar