oleh

Tambang Galian C Diduga Milik Oknum Anggota Kodam XIV/Hasanuddin Resahkan Warga

Editor : Ashar Abdullah-Daerah, Takalar-

TAKALAR, BP- Tambang pasir galian C yang diduga milik oknum anggota TNI AD Kodam Hasanuddin Makassar, Karim meresahkan warga sekitar Lingkungan Bontorita, Kelurahan Manongkoki, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut).

“Ini tambangnya Pak Karim anggota TNI tugas di Kodam, tambangnya sudah beroperasi sekitar setahun lebih yang lalu,” kata salah satu warga Mustari Daeng Kulle, Rabu (23/1).

Warga lainnya, Suryani Daeng Bulang yang juga warga Lingkungan Bontorita menuturkan, selain mengganggu warga sekitarnya, penambang juga menggunakan mesin penghisap pasir sehingga makam yang berada di Bontorita juga ikut terkikis.

“Selain mereka menggunakan alat berat, dia juga menggunakan dua alat mesin penghisap pasir, jadi makam disini juga ikut terkikis,” tuturnya.

Suryani menambahkan, dalam waktu dekat tuntuntan mereka tidak dipenuhi, maka atas nama seluruh warga Kelurahan Manongkoki akan menutup paksa ini tambang tersebut.

“Pastinya kami tidak menginginkan lagi ada tambang galian C jenis pasir di daerah saya. Sebab ini tambang telah menimbulkan pencemaran dan pengrusakan lingkungan. Sejak beraktivitas tambang tersebut, kami disini sangat menderita, dimana jalanan berlubang dan berlumpur dan kalau musim kemarau jalanan berdebuh,” jelasnya.

Sementara Karim yang merupakan anggota Anggota Kodam XIV/Hasanuddin yang diduga
pemilik tambang galian C tersebut, membenarkan kalau tambang itu milik orang tuanya.

“Itu tambang galian C milik orang tua berarti secara tidak langsung itu milik saya, coba konfirmasi dengan penanggung jawab tambangnya atasa nama Karaeng Sikki”, singkatnya. (*)

Komentar