oleh

Pemkab Lutra Gelar Semalam di Desa Pertama Tahun 2019 di Desa Cenning

Editor : Lukman Maddu-Daerah, Luwu Utara-

MASAMBA, BP – Pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggelar Semalam di Desa bersama masyarakat Desa Cenning Kecamatan Malangke Barat di Pelataran Kantor Desa Cenning Kec. Malangke Barat, Sabtu, 26 Januari 2019, lalu.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Luwu Utara Hj. Indah Putri Indriani, dan juga dihadiri Sekretaris Daerah Kab. Luwu Utara Ir. H. Abdul Mahfud, Para Anggota DPRD Kab. Luwu Utara, Para Staf Ahli, Para Asisten dan Para Kepala Perangkat Daerah Kab. Luwu Utara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Lutra Drs. Misbah mengatakan kegiatan semalam di desa ini sudah berjalan 2 tahun lebih. Kegiatan ini diawali dengan asesment oleh dinas terkait.

“Sebelumnya telah dilakukan beberapa kegiatan seperti bedah rumah yang perkembangannya sudah 50%, pemeriksaan kesehatan mata, penyuluhan kesiapsiagaan bencana, pemberiaan bibit sayuran kepada kelompok wanita tani, sholat jumat berjamaah, dan juga besok akan dilakukan untuk pertama kalinya wisuda khatam Al-Quran se-desa Cenning, penebaran bibit ikan dan gerakan satpol PP ramah dan peduli lingkungan atau garda gotong royong serta sholat subuh berjamaah,” ujarnya.

Sementara Bupati Luwu Utara Hj. Indah Putri Indriani mengatakan kegiatan semalam di desa ini mencatat rekor karena dihadiri oleh 3 anggota DPRD. Program ini diawali didaerah pesisir yang pada tahun 2018 dilakukan di Desa Lamiko-miko, dan 2019 ini di Desa Cenning Kecamatan Malangke Barat sebagai kecamatan pertama pelaksanaan semalam bersama masyarakat desa.

Program masyarakat bertanya pemerintah menjawab yang dikemas dalam semalam bersama masyarakat desa yang sudah memasuki tahun ketiga dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kegiatan ini lanjut Indah, sebagai sarana untuk menyalurkan aspirasi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini sebenarnya untuk mendekatkan pemerintah kabupaten dengan masyarakat. Inti dari kegiatan ini adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Tidak semua keinginan masyarakat bisa dipenuhi oleh pemerintah, yang dipenuhi adalah kebutuhan yang paling mendesak dan pembangunan itu sifatnya berkelanjutan,” tuturnya.

Komentar