oleh

Aset Industri Jasa Keuangan Sulsel Capai Rp164,4 Triliun

Editor : Lukman Maddu-Headline, Metro-

MAKASSAR, BP – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, Papua menggelar Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan 2019 bertempat di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani Nomor 3 Makassar dengan tema “Kolaborasi Membangun Optimisme dan Akselerasi Pertumbuhan Berkelanjutan”.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, Anggota Dewan Komisioner Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, Anggota Komisi XI DPR RI, H M Amir Uskara, para Bupati atau Walikota, pimpinan instansi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, para pimpinan lembaga jasa keuangan di Sulawesi Selatan, serta stakeholder lainnya. Acara ini turut dihadiri oleh 300 pelaku industri jasa keuangan.

Total aset industri jasa keuangan di Sulawesi Selatan pada akhir tahun 2018 mencapai Rp164,4 triliun, tumbuh 6,4 persen, sedangkan kredit industri jasa keuangan mencapai Rp138,5 triliun, tumbuh 4,7 persen.

Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah mengatakan, kehadiran seluruh stakehokder untuk memberikan support dalam rangka rapat tahunan industri jasa keuangan tahun 2019 ini.

“Jujur, saya hari ini berbahagia karena kita telah menjalin koordinasi dengan baik. Sehingga apa yang kita lihat tadi adalah sinergi kita semua, Alhamdulillah. Dan hari ini hadir para pemangku kepentingan,” kata Nurdin Abdullah.

NA menyampaikan hal ini dicapai karena Sulsel mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan serta peranan kepala daerah.

“Saya telah empat bulan menjabat, tugas saya bagaimana daerah ini menjadi daerah ramah investasi,” sebutnya. (*)

Komentar