oleh

Pangkoopsau II Menerima Penghargaan Dari Panglima TNI

Editor : Ashar Abdullah-Metro-
MAKASSAR, BP – Komando Operasi TNI Angkatan Udara II adalah salah satu Kotama TNI yang mengerahkan seluruh kekuatan yang dimiliki baik Alutsista maupun personel, untuk menanggulangi  bencana alam yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, seperti  di Lombok, Palu dan terakhir di Sulawesi selatan.
Maka wajar Kalau pada acara Rapat Pimpinan ( Rapim) TNI, Pangkoopsau II Marsda TNI Henri Alfiandi, Menerima Penghargaan dari Panglima TNI sebagai Pangkotamaops TNI terbaik yang memiliki keperdulian yang tinggi terhadap penanggulangan Bencana Alam di Indonesia. Penghargaan sebagai Panglima Komando Utama Operasional (Pangkotamaops) TNI Terbaik TNI AU diserahkan langsung oleh  Panglima TNI  Marsekal TNI Hadi Tjanjanto, bertempat di Gedung Gatot Subroto Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (31/1/2019).
Setelah selesai menerima penghargaan tersebut Pangkoopsau II Marsda TNI Henri Alfiandi mengatakan bahwa penghargaan yang  ia terima adalah merupakan hasil kerja keras seluruh Prajurit  dan PNS TNI Angkatan Udara Khususnya yang bertugas di Koopsau II serta Lanud Jajarannya.
Ketika terjadi bencana Gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) Koopsau II telah mengerahkan Pesawat Hercules yang dimiliki untuk droping logistik, obat-obatan, tenaga medis dan tenaga relawan untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Bukan Hanya itu Persatuan Istri TNI Angkatan Udara PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II ikut mengambil bagian dengan mengumpulkan sumbangan dari keluarga besar TNI Angkatan Udara kemudian disalurkan ke daerah bencana di Lombok.
Begitu juga dengan bencana Berupa Gempa Bumi disusul  Sunami di Palu Sulawesi tengah, yang memporak-porakdakan Kota Palu dan sekitarnya dan menelan korban nyawa ribuan manusia bahkan telah merusak dan membuat retak landasan pacu Bandara Udara Palu kurang lebih 400 meter. Maka Koopsau II adalah Kotamaops TNI yang pertama menggerakkan Alutsista dan personelnya untuk terjun di daerah bencana tersebut dengan  menerbankan Pesawat Helikopter Jenis Puma Milik TNI Angkatan Udara yang membawa Personel TNI Angkatan Udara, antara lain Letkol PSK Baharuddin Kasi Kanhamlan Lanud Sultan Hasanuddin sebagai yang tertua di temani oleh 3 Personel dari Korps Paskhas TNI Angkatan Udara, 1 orang personel PLLU dan Satu Orang personel penerangan Koopsau II Prada Andik Ali Syam selaku Fotografer.
Begitu juga ketika terjadi bencana banjir di Sulawesi Selatan, khususnya di Kotamadya Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Gowa. Pangkoopsau II Marsda TNI Henri A lfiandi memerintahkan untuk mengerahkan Alutsista dan personel Koopsau II agar membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana banjir bahkan Pangkoopsau II  bersama dengan Gubernur Sulsel Prof. Nurdin Abdullah dan Pejabat Forkopimda lainnya meninjau Bencana banjir lewat Udara dengan Memakai Pesawat Jenis Puma Milik TNI Angkatan Udara yang diterbangkan oleh Kapten PNB Sofan. Setelah meninjau Bencana Banjir lewat Udara, Pangkoopsau II memerintahkan untuk mendrop logistik ke daerah bencana yang terisolir  dan tidak terjangkau  lewat darat, bahkan Henri Alfiandi memerintahkan untuk mengevakuasi pasien dari daerah terisolir tersebut lewat Udara untuk dirujuk ke Rumah Sakit yang ada di Makassar.
Disamping Pangkoopsau II, Pangkotama lain yang menerima penghargaan adalah sebagai berikut: TNI Angkatan Darat diberikan kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan. Untuk TNI Angkatan Laut diberikan kepada Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono.
Penghargaan yang diterima oleh Pangkoopsau II Marsda TNI Henri Alfiandi, membuat bangga seluruh Prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara, khususnya yang bertugas di Koopsau II beserta Lanud Jajarannya. (*)

Komentar