oleh

Petugas Kamtib Temukan Borgol dan Rantai Saat Sidak di Lapas Kelas 1 Makassar

Editor : Lukman Maddu-Hukum-

MAKASSAR, BP – Satuan Tugas (Satgas) Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Kanwil Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulsel menggeledah sejumlah kamar warga binaan di Lapas kelas 1 Makassar, Jumat (1/2) malam.

Peggeledahan secara mendadak itu berhasil menemukan sejumlah barang terlarang yang berada di beberapa blok narapidana.

Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel, Marasidin Siregar menagatakan, selain menemukan borgol, penggeledahan yang secara rutin dilakukan ini, pihaknya juga menemukan besi berupa rantai.

“Yang kita dapat kan hari ini, bisa kita lihat bersama, ada HP beberapa unit, ikat pinggang, korek, gelas, piring dan gantungan baju,” katanya.

Meski demikian, pihaknya tidak menemukan benda berbahaya lainnya seperti senjata tajam di dua Blok yang digeledah. Hanya saja pihaknya mengamankam sejumlah uang tunai dan buki rekeninng sertta ATM.

“Untuk benda tajam tidak ada, kecuali gunting kuku, semua ini dari dua Tipikor dan Pidum, kemudian ada uang yang di amankan, tapi uangnya itu belum dilaporkan berapa jumlahnya, tidak ada yang memiliki uang 1 juta untuk 1 orang, secara keseluruhan mungkin ada tapi kolektif dari 1 Pidum itu,” terangnya.

Marasidin menambahkan, para napi Tipikor dibatasi untuk menyimpan jumlah uang yang berlebihan. Bahkan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang masih aktif akan dikembalikan kepada masing-masing keluarga Napi.

“Biasanya 1 orang ada batasan uang diperkirakan untuk keperluannya sendiri, berkisar 300 ribu mereka boleh memegang uang, kalo untuk ATM yang ditemukan jika masih aktif akan di kembalikan kepada pihak keluarga,” pungkasnya. (*)

Komentar