oleh

PWI Luwu Utara Fokus Tingkatkan Kompetensi Kewartawanan

Editor : Lukman Maddu-Daerah, Luwu Utara-

MASAMBA,BP – Komitmen Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Luwu Utara untuk meningkatkan kompetensi anggotanya telah terlihat.

Ketua PWI Luwu Utara, Junaidi Rasyid mengatakan anggota PWI harus profesional dalam menjalankan tugas sebagai wartawan.

“Sumber daya manusia bagi kalangan wartawan yang bergabung di PWI Luwu Utara ini harus lebih dari yang lain. Makanya, anggota PWI Luwu Utara telah menyatakan tekad harus lolos uji kompetensi wartawan,” kata Jun sapaan akrabnya saat berkunjung ke sekretariat PWI Luwu Raya, Sabtu (2/2/2019) kemarin.

Menurut wartawan Harian Palopo Pos ini, kedepan wartawan yang dapat meliput berita di lapangan wajib memiliki kompetensi.

“Paling tidak dapat memahami tentang fakta dan opini. Sebab, selama ini, wartawan sering kali tidak mampu membedakan mana fakta lapangan dan mana opini di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Anggota PWI Bidang Pendidikan Haerul Tungga menegaskan anggota PWI Luwu Utara tentu memiliki wawasan lebih tinggi dalam ilmu kewartawanan.

“Setiap anggota harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik tidak hanya itu wartawan yang tergabung di PWI tentu sangat merdeka dalam memilih peristiwa yang ingin diberitakan di media masing-masing,” ujarnya.

Wartawan Harian Rakyat Sulsel itu menambahkan bahwa PWI hanya wadah dan tempat untuk berkumpul bagi wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, radio, bahkan televisi kalau ada.

“Tidak lain adalah ajang silaturahmi serta ketika ada masalah yang dihadapi wartawan yang tergabung didalamnya pastinya PWI terdepan membela anggotanya,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PWI Luwu Raya, Aryanto mengaku sangat merespon keinginan PWI Luwu Utara untuk terus meningkatkan kualitas anggotanya lewat uji kompetensi wartawan.

“Kedepan memang wartawan yang meliput di kantor pemerintah pusat, provinsi, pemerintah daerah dan instansi pemerintah lainnya wajib lolos uji kompetensi wartawan sesuai yang diatur perwakilan pemerintah pusat di Dewan Pers,” jelasnya.

“Dewan Pers ini berisi anggota yang merupakan perwakilan pemerintah yang mengatur media dan wartawan,” pungkas Aryanto yang merupakan Pimred di Harian Palopo Pos. (*)

Komentar