oleh

Kader HmI Cabang Makassar Desak Saddam Aljihad Mundur Sebagai Ketum PB HmI

Editor : Lukman Maddu-Metro-

MAKASSAR,BP – Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) yang tinggal menghitung detik akan merayakan dies natalis yang ke 72 tahun yang akan berlangsung di Jakarta dan di Makassar tepat hari Selasa 5 februari 2019.

Seluruh kader HmI seluruh nusantara bahkan seluruh dunia akan larut dalam nuansa perjuangan pendiri HmI Lafran Pane yang memperjuangkan bangsa dan negara demi ummat, mahassiwa dan bangsa Indonesia.

Namun, dibawa kepemimpinan Saddam Aljihad yang telah mencoreng nama baik HmI yang merupakan ketum PB HmI terkait tindakan Amoral yang sangat tidak mencerminkan kader HmI.

Tepat seminggu yang lalu kader HmI Cab. Makassar melakukan aksi unjuk rasa di Sekertariat HmI Cab. Makassar yang terletak di Jalan Bontolempangan dengan menuntut Saddam Aljihad mundur dari jabatannya dikarenakan telah mencoreng nama baik HmI dikalangan kader se nusantara.

“Seperti kita ketahui bersama Saddam telah dipecat olek MPK PB HmI dikarenakan telah terbukti dengan sah telah melakukan amoral yang mencoreng nama baik HmI,” kata Sekum HmI Cab Makassar Adil Zulkifli.

Dalam momentum milad ini, kader HmI Cab. Makassar tak tinggal diam melihat kondisi seperti ini. Dimana kader HmI Cab. Makassar melakukan aksi unjuk rasa lanjutan, dikarenakan Saddam belum meninggalkan sekretariat PB HmI dan masih mencoba melobi para penguasa negeri ini untuk kepentingan pribadi.

Menurut Jenderal Lapangan aksi, Nugi, kader HmI Makassar menolak kedatangan Saddam di Kota Makassar. “Dan kami akan terus melakukan aksi unjuk rasa meminta Saddam untuk meninggalkan sekretariat PB HmI karena dia bukan lagi ketum PB HmI,” ungkap Nugi yang merupakan Ketua Korkom Tamalate.

Adapun tuntutan kader HmI Cab.Makassar yang melaksanakan Aksi Demonstrasi di Wisma HmI Cab. Makassar sebagai berikut :

1. Menolak kehadiran Saddam Al-jihad sebagai ketua umum di setiap forum HMI

2. Mendesak Saddam Al-jihad untuk tidak lagi menggunakan status sebagai ketua umum PB HMI

3. Mendesak Saddam Al-jihad mengklarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh kader se-Indonesia atas dugaan tindakan amoral yang dialamatkan kepada nya.

4.meminta Pemkot Makassar agar tidak memberikan fasilitas kepada Saddam Al-jihad atas nama HMI (Milad ke72) karena tidak lagi menjabat sebagai ketua umum. (*)

Komentar