oleh

Taruna Senior ATKP Makassar Aniaya Juniornya Hingga Tewas

Editor : Ashar Abdullah-Headline, Hukum-

MAKASSAR, BP – Tindak kekerasan senior terhadap junior kembali terjadi dalam lingkup akademik di Kota Makassar.

Kali ini kekerasan dalam dunia pendidikan ini dialammi oleh salah satu Taruna angkatan pertama Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar.

Taruna tingakat satu, Aldama Putra Pangkolan (19) mengalami penganiaayaan oleh seniornya di asrama kampus ATKP Makassar Jl Salodong, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (3/2) lalu.

Warga Kompleks TNI AU Mandai Kabupaten Maros ini meregang nyawa meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sayang Rakyat untuk mendapatkan perawatan medis.

Aldama Putra Pangkolan meninggal dunia akibat luka pukulan di sekujur tubuhnya.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, berdasarkan Informasi dari hasil pemeriksaan, tersangka penganiayaan, Muhammad Rusdi alias Rusdi (21) merupakan senior korban di Kampus ATKP Makassar.

Dari hasil pemeriksaan tubuh korban, ditemukan beberapa luka lebam akibat penganiayaan yang dialaminya

“Korban diduga meninggal dunia akibat dianiayai oleh seniornya, Muhammad Rusdi alias Rusdi (21) yang merupakan senior tingkat dua di ATKP Makassar,”katanya dalam siaran persnya di Mapolrestabes Makassar, Senin (5/2) sore

Kombes Wahyu Dwi menyebut, tindakan fisik yang dilakukan tersangka yakni memukul dada korban beberapa kali. Korban pun sempoyongan dan langsung terjatuh.

Merasa ketakutan, tersangka Rusdi akhir mengangkat korban demgan dibantu oleh rekannya yang berada dalam kamar.

“Tersangka sempat panik lalu memberikan pertolongan pertama dengan memberikan nafas buatan dan memberikan minyak kayu putih,”terangnya

Ia menambahkan, selain itu korban juga sempat mendapatkan pertolongan oleh pihak Poliklinik.

“Sempat ditolong pihak Poliklinik kemudian dibawa ke RS Sayang Rakyat. Namun nyawa korban tidak terselamatkan,”pungkasnya.

Saat ini korban telah disemayamkan di rumah duka di Kompleks TNI AU Maros. Sementara tersangka telah diamankan di Mapolrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. (Ramlan)

Komentar