oleh

41 Kades Terpilih di Maros Resmi Dilantik

Editor : Ashar Abdullah-Berita-

MAROS, BP – Sebanyak 41 kepala desa terpilih pada pilkades 2018 dilantik dan dilakukan pengambilan sumpah secara resmi masa jabatan yang dimulai sejak Februari 2019 – Februari 2025, di Gedung Serbaguna Maros, Kamis (7/2/2019).

Dalam sambutannya, Bupati Maros, Hatta Rahman menyampaikan jika pelantikan dilakukan sebanyak 2 tahap, yakni sebanyak 41 pada hari ini, dan selanjutnya pada Mei 2019.

“Jumlah total itu 64, yang dilantik hari ini itu 41 sisanya 23 akan dilantik Mei mendatang. Ada 2 yang masih sementara diproses hukum.” ujarnya.

Hatta mengatakan, dirinya percaya kepala desa terpilih yang baru-baru saja disumpah dapat mengemban amanah yang telah diberikan.

“Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh elemen yang telah bekerjasama dalam menyukseskan pilkades kemarin. Saya percaya pada kades ini mampu mengemban amanah kedepannya. Ada banyak hal yang harus dicapai, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ketertiban, kehidupan demokratis, mentaati seluruh peraturan perundang-undangan dan menjadi pemimpin yang baik bagi warganya, baik yang mendukung pada pilkades lalu maupun yang tidak,” tegasnya.

Terkait tanggungjawab yang besar, Hatta menjelaskan, dana yang dikelola pada periode ini cukup besar. Makanya butuh profesionalitas kades dalam mengelola dana tersebut demi mewujudkan desa yang sejahtera.

“Pada periode ini dana yang dikelola cukup besar, sekitar 1.5 M sampai 2 M. Jadi butuh kedisiplinan dalam pengelolaanya. Selaku pimpinan daerah, saya mengharapkan dana yang cukup besar itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tanamkan dalam hati bahwa dana yang dikelola bukan dana pribadi yang bisa dinikmati sendiri. Hindari program-program yang tidak bermanfaat bagi masyarakat. Gunakan SDM yang baik, kalau ada masyarakat yang punya tingkat SDM yang mumpuni, manfaatkan itu untuk membangun desa,” tutur Hatta.

Selain itu, Hatta menegaskan apabila mengalami kasus pelanggaran berupa korupsi, narkotika dan terorisme, maka akan diberhentikan secara tidak terhormat meskipun hukumannya hanya 1 hari.

“Kalau terjerat kasus demikian, kita akan berhentikan dari jabatannya. Secara tidak terhormat, meskipun hukumannya hanya 1 hari,” tutupnya. (*)

Komentar