oleh

Miris, Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur di Toraja Bertambah

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Cherly-Daerah, Tana Toraja-

TORAJA, BP – Miris sepanjang tahun 2019 kasus persetubuhan anak dibawah umur yang dilaporkan di Polres Tana Toraja cukup mengkhawatirkan.

Dimana Rabu 6 Februari kemarin, kembali Polres Tana Toraja menerima laporan dari warga Kecamatan Mengkendek Tana Toraja. Adalah YB yang melaporkan anak perempuanya atas nama EP (16 tahun) yang masih berstatus pelajar dibawah lari oknum sopir JN (30 tahun) selama 20 hari, yakni sejak 15 Januari sampai dengan 4 Februari 2019.

Laporan kasus persetubuhan anak dibawah umur tersebut dilaporkan di Polres Tana Toraja sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LPB/18/II/2019/SPKT, Tanggal 06 Februari 2019.

Menurut keterangan YB, bahwa anaknya EP sebelummya meninggalkan rumah (15/1) tanpa pamit dan hanya meninggalkan pesan singkat dari anaknya melalui sebuah nomor, agar orang tuanya jangan mencarinya sebab dirinya pergi ke Batam bersama temannya. Dan belakang diketahui bahwa nomor yang digunakan itu adalah nomor dari JN.

Menurut pengakuan EP bahwa dirinya dibawah ke Sukamaju, Luwu Utara oleh JN dan selama berada di sana JN beberapa kali menyetubuhi dirinya. Setelah itu EP disuruh pulang oleh JN dengan menggunakan angkutan umum dan dibekali uang sebanyak Rp200 ribu, serta dijanji bahwa JN akan segera menyusul untuk menemui orang tua.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP Jon Paerunan mengatakan pihaknya telah menerima laporan persetubuhan anak dibawah umur tersebut dan saat ini sudah ditangani oleh Unit PPA.

“Kami sudah mengantongi identitas terduga pelaku dan perintahkan Unit Resmob untuk segera melakukan penyelidikan keberadaan pelaku dan selanjutnya dilakukan penangkapan,” ujar AKP Jon. (*)

Komentar