oleh

Rekrutmen P3K Didominasi Tenaga Guru

Editor : Lukman Maddu-Headline, Metro-

MAKASSAR, BP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, akhirnya menerima usulan kuota penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja P3K atau PPPK dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, usulan kuota itu sebanyak 511 orang untuk tahap awal. Dari jumlah kuota tersebut, kuota terbanyak diperuntukkan untuk tenaga guru sebanyak 510 orang. Sementara tenaga kesehatan hanya 1 orang.

“Sudah ada surat dari Kemenpan, 511 kuota untuk Pemprov Sulsel. Namun ini bukan kategori umum,” ungkap Kepala BKD Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, Rabu (6/2).

Pj Sekprov Sulsel itu mengungkapkan jika penerimaan P3K ini dikhususkan bagi honorer eks kategori satu (K1) dan eks kategori dua (K2). “Bahwa sudah ada daftar namanya yang bisa mendaftar, yang ada dalam eks K1 dan K2 saja,” kata Ashari.

Meski begitu, kata Ashari jumlah kuota yang dikeluarkan Menpan-RB ini dinilai belum bisa mencakup seluruh jumlah guru eks honorer K1 dan K2 di Sulsel. “Ini memang belum cukup, karena Sulsel itu membutuhkan kurang lebih 1000 guru (Honorer) dengan berbagai bidang studi,” paparnya.

Sementara untuk tenaga kesehatan, kata mantan Pj Bupati Bantaeng ini jumlah honorernya sudah habis. “Itu yang terdaftar di eks K1 dan K2, kesehatakan rata-rata terangkat semuami. Tenaga penyuluh pertanian itu mungkin masuk di kategori umum kemarin,” paparnya.

Lebih jauh kata dia, total kuota honorer yang tercatat di Sulsel sebanyak 851 orang, terdiri dari K1 dan K2.

P3K Sebatas Permen Manis

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim mengatakan, inovasi pemerintah pusat ini tidak akan melahirkan harapan, utamanya harapan akan tuntasnya masalah pendidikan di Indonesia.

Komentar