oleh

Setelah Audit dan Renovasi, PSM Bisa Berlaga di Stadion Barombong

Lukman Maddu and Irsal-Headline, Olahraga-

MAKASSAR, BP – Besar harapan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) agar Stadion Barombong menjadi homebase (kandang) baru PSM Makassar. Sekaligus, bisa berlaga secara nyaman di stadion yang berada di dekat laut tersebut.

Perencanaan awalnya, daya tampung stadion ini 40 ribu orang. Namun, setelah di-setting bertaraf internasional dengan kursi perorangan, maka diperkirakan sebanyak 30 ribu – 35 ribu kursi.

Diketahui, luas stadion 4 hektare (Ha) untuk konstruksi stadion, sedangkan luas lahan keseluruhan sebesar 11 Ha.

Stadion yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan murni menggunakan dana APBD Sulsel ini telah merampungkan konstruksi fisiknya. Atapnya sudah selesai, namun masih akan dilakukan renovasi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) Stadion Barombong, Muhlis P, mengungkapkan, kondisi stadion sebenarnya sudah memungkinkan untuk dipakai latihan, tapi masih akan dilakukan renovasi dan saat ini sedang dalam proses audit.

“Kalau latihan, inikan dipakai terus latihan sama anak-anak, orang masyarakat sekitar sini, bahkan All Star PSM. Sudah bisa dipakai latihan,” kata Muhlis, Senin (11/2).

Namun, Muhlis menekankan, saat ini masih dapat dipakai latihan sebagai ajang promosi. Tetapi setelah direnovasi tidak bisa lagi dipakai. Karena dikhususkan untuk pertandingan, demi menjaga kualitas rumputnya.

Tetapi jika ingin digunakan untuk pertandingan resmi PSM, menurutnya, bisa setelah mendapatkan izin. Lima bulan setelah renovasi sudah bisa digunakan.

“Kalau kita dikasih izin, menyelesaikan tahun ini. Setelah lima bulan renovasi, itu sudah siap dipakai karena sudah bertaraf internasional,” sebutnya.

Saat ini masih dalam proses audit dan masih ditunggu hasilnya. Untuk kemudian selanjutnya dilanjutkan renovasi. Adapun biaya renovasi sebesar Rp 5 miliar dari APBD.

Untuk audit, lanjutnya, seluruh permintaan data dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel telah diserahkan. Bahkan investigasi telah dilakukan dengan mewawancarai pelaksana proyek, perhitungan anggaran, bahkan mereka sudah meninjau lapangan secara langsung.

“Kita sisa menunggu apa kesimpulannya. Kita berharap segera. Karena kita mau perbaiki lapangannya, setelah ada dana renovasi lapangan agar bertaraf internasional, itu kan masih bintang (ditandai) tidak bisa dicairkan, kalau tidak ada persetujuan hasil audit,” jelasnya.

Komentar