oleh

Ini Klarifikasi Perindo Maros Soal Oknum Caleg Tipu Warga Tompobulu

Editor : Lukman Maddu-Maros-

MAROS, BP – DPD Partai Perindo Maros akhirnya angkat bicara terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh salah satu oknum Caleg DPRD Maros Syaifuddin, kepada beberapa warga di Tompobulu, Maros.

Dimana Syaifuddin berjanji akan melakukan pemasangan meteran listrik baru pada beberapa rumah warga yang sudah melakukan transaksi hingga jutaan rupiah. Namun sudah menginjak 4 bulan, tak kunjung juga ditepati.

Sekretaris DPD Partai Perindo Maros, Jufri mengatakan jika Syaifuddin memang awalnya terdaftar sebagai Caleg Partai Perindo. Namun per tanggal 10 Januari 2019, yang bersangkutan telah dipecat oleh Perindo.

“Syaifuddin ini telah melanggar aturan partai dan mencemarkan nama baik partai. Kita sudah beri teguran secara lisan beberapa kali, tapi Syaifuddin tetap tidak mengindahkannya, makanya sesuai AD ART partai dan petunjuk DPW Perindo Sulsel, yang bersangkutan telah kita pecat atau kita cabut keanggotaanya sebagai kader Partai Perindo,” kata Jufri, Jumat (22/2).

Surat pemecatan Syaifuddin sebagai kader Partai Perindo.

Terkait masalah dengan beberapa warga Tompobulu, Jufri menyebutkan jika apa yang dilakukan Syaifuddin atas kehendaknya sendiri dan tanpa persetujuan partai. Bahkan Perindo kata dia sama sekali tak memperbolehkan calegnya untuk meminta sejumlah uang kepada warga.

“Jadi kami ingin meluruskan bahwa adanya permintaan uang Syaifuddin kepada beberapa warga Tompobulu lewat oknum inisial S atas nama pribadinya, bukan atas nama partai. Bahkan sempat saya lihat kuitansi yang digunakan atas nama pribadi Syaifuddin. Jadi Partai Perindo sama sekali tidak punya keterkaitan dengan adanya permintaan uang tersebut,” ujarnya.

Bahkan lanjut Jufri, pihaknya sudah berulang kali mencarikan titik temu dengan warga yang merasa dirugikan. Bahkan beberapa kali dilakukan pertemuan namun tidak ada titik temu.

“Kita di Perindo selalu massif untuk menyelesaikan permasalahan terkait caleg kita. Namun Syaifuddin kelihatannya tidak punya itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini. Makanya partai mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi pemecatan. Dan masalah Syaifuddin merupakan personal, bukan partai,” jelasnya.

Pihaknya pun mendukung warga yang ingin menempuh jalur hukum dengan melaporkan Syaifuddin kepada pihak berwajib sebagai solusi penyelesaian masalah

“Bahkan teman sesama caleg juga ada yang jadi korban. Jadi masalah ini sifatnya personal, tidak ada terkait partai,” tegasnya. (*)

Komentar