oleh

Puskesmas Kapita Disegel Oknum Cleaning Service, Dua Hari Pelayanan Lumpuh

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Jejeth-Bantaeng, Daerah-

JENEPONTO, BP – Gara – gara Surat Keterangan (SK) Penugasan Khusus (Nugsus) dua pegawai yang tidak ditandatangani, Puskesmas Kapita, Desa Kapita, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto akhirnya disegel, Kamis (21/2) kemarin.

“Sudah dua hari kami tidak bisa melayani masyarakat. Saya tidak mau makan gaji buta,” ujar Kepala Puskesmas Kapita, Esteratika YP, Jum’at (22/2).

Penutupan ini dilakukan oleh seorang Cleaning Servis Puskesmas Kapita, Daeng Nyikko yang merupakan ahli waris dari lahan tempat dibangunnya puskesmas.

“Dari informasi yang saya dapat, Daeng Nyikko meminta agar Kepala Puskesmas diganti. Daeng Nyikko juga tidak suka kalau ada rapat kemudian terjadi perdebatan. Padahal itukan wajar,” katanya.

Esteratika juga menyebut bahwa ia mendengar isu dirinya pilih kasih terhadap bawahan. Pilih kasih ini menurutnya sangat keliru, ia menganggap Nugsus diperuntukkan untuk pegawai kesehatan dengan kinerja yang sesuai standar.

“Ada juga beberapa isu bahwa saya pilih kasih terhadap bawahan. Saya tidak menandatangani Nugsus dua bawahan saya karena memang kinerjanya dibawah standar. Berdasarkan keterangan penanggung jawab ruangan UGD bahwa kinerja dua bawahan saya ini dibawah standar. Kemudian dia tidak pernah mengajukan SK Nugsus untuk saya tandatangani. Nugsus ini berlaku selama satu tahun,” jelas dia.

Dia juga mengatakan bahwa sejauh ini juga Daeng Nyikko belum pernah komunikasi dengannya, dan langsung saja menutup puskesmas.

“Harapan saya puskesmas bisa dibuka kembali seperti biasa agar masyarakat bisa kami layani kembali. Dua bawahan saya yang kenerjanya kurang, Rikaningsih dan Devita Amalia yang merupakan perawat dan memiliki hubungan keluarga dengan Daeng Nyikko. Kalau gajinya sendiri kami selalu bayarkan,” tutupnya.

Komentar