oleh

Hendak Kabur ke Papua Barat, Pelaku Pembusuran di Jeneponto Diringkus di Bandara Sulhas

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ramlan-Hukum, Kriminal-
MAKASSAR, BP – Upaya pelarian pelaku penaniayaan, Risal Syaputra alias Nodding (24) terhadap korban Ikbal Bin Amiruddun akhirnya terhenti saat tim gabungan Kepolisian berhasil meringkusnya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (2/3)
Pelaku asal Kelurahan Bungung Lompoa Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto itu ditangkap gabungan Unit Tanah dan Bangunan (Tahbang) Ditreskrimum Polda Sulsel bersama Tim Pegasus dan diback up anggota Resmob Polda Sulsel, sekira pukul 02.30 wita dini hari.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani megungkapkan, pihaknya dapat dapat mengendus keberadaan pelaku dapat usai memperoleh informasi jika pelaku, Risal akan meninggalkan Sulsel.
“Pelaku telah berada di Kota Makassar dan akan berangkat menuju ke Kota Jayapura, Kabupaten Sorong, Papua Barat, kemudian Tim Pegasus yang di back up oleh Resmob Polda Sulsel langsung menuju Bandara Sulhas dan berhasil mengamankan pelaku di ruang tunggu,”ungkapnya
Kombes Dicky menerangkan, kejadian ini bermula saat korban, Ikbal Bin Amiruddin baru saja menyelesaikan pengerjaan timbunan yang diangkat dengan menggunakan gerobak. Saat itu korban yang tengah duduk dipinggir jalan bersama rekannya tiba-tiba didatangi oleh pelaku dan langsung membusur korban.
“Pelaku yang dibonceng dengan sepeda motor langsung membusur korban sehingga mengakibatkan luka terbuka pada bagian belakang kepala korban, namun salah satu rekan korban saat kejadian mengenali wajah dan nama pelaku,”terang Dicky
Saat diinterogasi, Lanjut Dicky, pelaku mengakui menjadi eksekutor dalam kejadian pembusuran yang mengakibatkan korban mengalami luka pada kepala bagian belakang.
“Setelah itu, tim melakukan pengembangan barang bukti di rumah pelaku di Kabupaten Jeneponto, tempat pelaku menyimpan alat ketapel yang digunakannya. Pelaku kemudian dibawah ke polres jeneponto untuk proses hukum lebih lanjut,”pungkas Dicky Sondani. (*)

Komentar