oleh

Ariella Hana Sinjaya Mengabdi Untuk Pendidikan

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Irsal-Wawancara-

MAKASSAR, BP – Ariella Hana Sinjaya, salah satu tokoh perempuan yang dimiliki oleh bangsa ini tidak pernah putus asa untuk mewujudkan anak-anak Indonesia dalam mendapat pendidikan yang layak dan tanpa ada perbedaan.

Pendiri sekaligus pencetus Yayasan Anak Berakhlak Mulia ini memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan anak. Dengan begitu, anak merupakan aset penting dalam sebuah negara.

“Mendorong anak berprestasi tidak hanya tanggungjawab pemerintah semata, tetapi ini merupakan tanggungjawab bersama,” kata Ariella Hana Sinjaya di Makassar.

Selain dibidang pedidikan, Hana – sapaan akrabnya juga terus memberikan perhatian besar terhadap lingkungan.

Menurutnya, lingkungan pemukiman warga harus mendapat perhatian penuh, masyarakat kelas bawah tidak juga harus sehat dan itu dimulai dari pembenahan pemukiman kumuh.

Hingga saat ini dia terus melakukan pembenahan wilayah pemukiman yang belum disentuh oleh Pemerintah Kota Makassar. Dalam membangun pemukiman kumuh itu dilakukan secara bertahap dengan menggunakan anggaran pribadi serta bantuan dari sejumlah donator dan rekannya.

“Tidak untuk sekadar membangga-banggakan apa yang sudah saya perbuat untuk Kota Makassar dan Bangsa ini, tapi hasil nyata yang bisa dirasakan oleh masyarakat sudah nampak, yakni pembenahan lingkungan sekitarRusunawa Mariso dan sejumlah lorong di Mariso telah dilakukan, dan semua ini saya lakukan dengan penuh keikhlasan tanpa meminta sedikitpun imbalan,” jelasnya.

Belum merasa puas dengan kerja untuk membangun masyarakat, Hana pun ikut serta dalam kontestasi pesta demokrasi yang akan digelar pada 19 April mendatang.

Dia maju melalui Partai Nasdem dengan nomor urur 3 di daerah pemilihan (Dapil) V Kota Makassar yang meliputi Kecamatan Mariso, Mamajang dan Tamalate.

Maju sebagai calon legislatif, Hana berpandangan bahwa menjadi wakil masyarakat dalam parlemen tidak cukup hanya dengan kecerdasan tapi harus dibarengi dengan pengalaman untuk memihak kepada masyarakat yang terpinggirkan dan mempunyai pengalaman memecahkan permasalah sosial.

“Cerdas saja tidak cukup, tapi dibtuhkan pengalaman yang cukup agar dapat lebih mengetahui permasalahan sosial yang ada dan pemecahan masalahnya. Belum cukup mempuni untuk mewakili jutaan masyarakat di Kota Makassar, olehnya itu dibutuhkan pengalaman yang cukup agar dapat lebih mengetahui permasalahan sosial yang ada dan pemecahan masalahnya,” tutupnya. (*)

Komentar