oleh

PDAM Kembali Berhentikan Sementara Supplai Air

Editor : Ashar Abdullah-Headline, Metro, Pemerintahan-

Dampak Pengerjaan Tol Layang

MAKASSAR, BP – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar kembali mengumumkan akan menghentikan sementara suplay air ke pelanggan yang bermukim di beberapa kawasan Kota Makassar seperti Alauddin, Hertasning, Pengayoman, GMTD, Ratulangi dan sebagian veteran Utara pada Sabtu besok 23 Maret 2019.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limpo mengatakan bahwa pemberhentian suplai air dalam rangka penyempurnaan pekerjaan pada titik koneksi pipa distribusi utama diameter 900mm dijalan Alauddin yang telah terkoneksi dengan pipa jaringan diameter 400mm di Pettarani. Sehingga, perlu diadakan perbaikan untuk keandalan koneksi pipa di masa depan.

“Sehubungan dengan itu maka supply air ke kota akan diberhentikan sementara selama pekerjaan berlangsung,” kata Haris, Kamis (21/3).

Kata Haris, suplay air ke pelanggan akan dimatikan sementara mulai pukul 05.00 Wita hingga pengerjaan pipa tersebut selesai. Masyarakat pun diimbau agar menampung air sebelum pengerjaan dilakukan.

“Suplay air akan mengalir normal secara bertahap beberapa saat setelah pengerjaan selesai dilaksanakan,” ucapnya.

Setidaknya, ada 26 daerah yang bakal terkena dampak. Diantaranya, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Jalan Raya Pendidikan, Jalan Hertasning, Jalan Pengayoman, JalanBoulevard, sebagian jalan Abd Dg Sirua, sebagian jalan AP Pettarani 1, Jalan Urip Sumihardjo.

Selanjutnya, Jalan Andi Tonro, Jalan Kumala, Jalan Kakatua/Nuri, Jalan Cendrawasi, Jalan Haji Bau. Jalan Monginsidi Baru-Lama, sebagian jalan Ratulangi, sebagian jalan Sultan Hasanuddin, sebagian jalan Botolempangan, Jalan Veteran Selatan, Jalan Sungai Saddang Baru-Lama, Jalan Kelapa Tiga, Jalan Abu Bakar Lambogo, Jalan Maccini, Jalan Kerung-Kerung, sebagian Veteran Utara, Gunung Latimojong dan Bawakaraeng.

Terpisah, Direktur Teknik PDAM Kota Makassar, Kartia Bado menyebutkan bahwa sedikitnya ada puluhan ribu pelanggan yang bakal terkena dampak akibat pengerjaan ini.

“50.000 sampai 60.000 pelanggan yang kita setop sementara suplay airnya, semoga bisa selesai tepat waktu,” ungkapnya.

Kartia menyebutkan, pihaknya akan dibantu dengan pihak kontraktor dalam pngerjaan pipa. Diharapkan, pengerjaan bisa terselesaikan 12 jam sehingga supply air bisa kembali normal.

“Insya allah bisa segera karena ada banyak orang dalam satu tim itu. Kita juga menyiapkan bantuan air tapi tidak semua bisa diakomodir. Makanya kita umumkan agar warga bisa menampung air sesuai kebutuhannya,” paparnya. (*)

Komentar