oleh

Raymond Ardan Arfandy : Saya Terjun ke Dunia Politik untuk Memperjuangkan Kesejahteraan Masyarakat

Editor : Ashar Abdullah-Kolumnis-

Cuaca sore bersahabat menyambutnya di kompleks perumahan eks-PKG (Pabrik Kertas Gowa). Sekitar 200 warga, yang kebanyakan “emak-emak” menanti kedatangan caleg DPR-RI dari Nasdem ini dengan antusias. Tak ketinggalan, hiburan “live music” mengiringi kebersamaan di sore nan cerah itu.

Minggu, 17 Maret 2019, sebagai Caleg DPR-RI dari Partai Nasdem ia berkunjung ke salah satu kecamatan di kabupaten Gowa. Tempat ini adalah Kecamatan Bontomarannu, tepatnya di kompleks eks Pabrik Kertas Gowa.

Bagi, Raymond Arfandy tempat ini istimewa, karena sering didatangi dan tempat-tempat lain di kabupaten Gowa sejak awal ia berkarya sebagai kontraktor 25 tahun silam. Sebelumnya beberapa kali juga ia berkunjung mendampingi mantan Bupati Gowa sekaligus mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL). “Bahkan, ajudan saya berasal dari tempat ini”, ungkap Raymond disambut tepuk tangan meriah warga.

Pada acara yang digerakkan oleh Ikatan Alumni SD Sandikka 91 ini Ir. Raymond Ardan Arfandy melakukan silaturahmi dan sosialisasi, bahwa ia adalah calon legislatif untuk DPR-RI dari Partai Nasdem nomor urut caleg 3 (tiga). Ia maju dari daerah pemilihan I Sulawesi Selatan (Dapil 1 Sulsel) meliputi kota Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan kepulauan Selayar.

“Saya mengenal baik karakteristik masyarakat dan alam lingkungan di kabupaten Gowa ini”, tuturnya sambil menegaskan, apabila terpilih sebagai anggota legislatif di Senayan Jakarta, dirinya mampu menyuarakan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Dapil 1 Sulsel di tingkat Pusat. Ia juga yakin akan benar-benar mengawal kebijakan-kebijakan Pemerintah Pusat; termasuk pembuatan peraturan perundang-undangan, agar menguntungkan masyarakatSulawesi Selatan pada umumnya dan Dapil 1 pada khususnya.

Sosok *Raymond* sangat peka dengan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Sebagai seorang pengusaha ia telah berupaya menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat seluas-luasnya, terutama bagi angkatan kerja muda.

Prinsipnya, walaupun belum terlalu terampil asalkan mempunyai integritas, disiplin dan etos kerja yang tinggi, keterampilan dapat diasah. Hal inilah membuat karyawan dari semua unit usaha yang dipimpinnya berasal anak-anak asli daerah.

Bahkan di sela-sela kesibukannya, pengusaha yang padat kegiatan ini masih sempat merancang program peningkatan keterampilan mengemudi bagi kaum muda, bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel.

Sebagai pengusaha Raymond sadar bisa membantu banyak orang. Namun, “Di luar sana, masih banyak masyarakat membutuhkan sentuhan pembangunan, agar kesejahteraan umum dapat terus ditingkatkan. Saya terpanggil untuk itu”, imbuhnya.

Untuk itulah, Raymond Arfandi, seorang pengusaha bidang konstruksi dan _hospitality_ (perhotelan, restoran, cafe, dan sebagainya) memasuki dunia politik. Ia keluar dari zona nyaman, agar kebutuhan masyarakat; khususnya pendidikan, kesejahteraan, dan keadilan dapat semakin diakomodasi oleh Pemerintah Pusat.

“Kami mengharapkan sosok
pemimpin yang dapat terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat”, tegas koordinator warga *Monang Tambunan* sembari menuturkan, bahwa segenap warga turut berdoa agar RAA dapat duduk di Senayan.

Sejalan dengan itu Ir. Raymond Arfandi pun mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, agar selanjutnya dapat berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat saat dirinya menjadi wakil rakyat di DPR-RI. (*)

Komentar