oleh

Parah ! Timbunan Akses Jalan Stasiun Kereta Api Memakai Tanah Limbah

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Andi Amril-Barru, Daerah-

BARRU, BP – Pembangunan akses badan jalan stasiun kereta api di Takkalasi, Kecamatan Balusu Kabupaten Barru diduga bermasalah akibat memakai tanah limbah dan tidak sesuai dengan order spesifikasi dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Proyek senilai Rp100 juta lebih ini cukup mendapat perhatian khusus warga sekitar area penimbunan stasiun kereta api.

Kemudian tanah limbah buangan terdapat di sejumlah lokasi paket pembangunan badan jalan rel kereta api seperti di paket dua, bahkan kendaraan yang mengangkut limbah tersebut dibayar senilai Rp25 ribu.

Masse (38) Salah seorang sopir angkutan penimbunan ditemui disekitar area lokasi mengatakan bahwa dirinya cuma membongkar timbunan. “Saya cuma sopir pak, disuruh bongkar muatan di sini, jadi kami bongkar saja pak, untuk lebih jelasnya silahkan tanya pak Kusmin dan Pak Farid selaku pelaksana kegiatan,” ungkapnya.

Kusmin selaku Pelaksana Kegiatan tidak menampik proses penimbunan tersebut. “Kalau proses penimbunan silahkan hubungi teman saya Andi Farid sebab dia yang lansung dilapangan melakukan penimbunan,” ucapnya.

Sementara itu, Andi Farid saat dihubungi enggan memberikan komentar terkait hal tersebut. “Maaf saya masih di kantor, nanti saya akan hubungi kembali,” singkatnya. (*)

Komentar