oleh

Jelang Pencoblosan, Permintaan Perekaman e-KTP Meningkat

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Rahmaniar-Parepare-

PAREPARE, BP – Semakin dekatnya Pemilihan Umum (Pemilu), semakin menunjukkan antusias warga di Kota Parepare untuk melakukan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) dengan memadati kantor Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Parepare.

Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Pengelolahan dan Pendayagunaan Data dan Informasi Kependudukan Disdukcapil Parepare Adi Hidayah Saputra. Dia mengatakan, jelang Pemilu 2019, perekaman e-KTP mengalami peningkatan.

Antusias warga, kata dia meningkat seiring makin tingginya pemahaman dan kesadaran terhadap pentingnya ber e-KTP, sebagai salah satu persyaratan bagi warga yang agar bisa menyalurkan hak suara di bilik suara.

“Hal ini menurut kami positif, karena secara tidak langsung masyarakat sadar akan pentingnya memiliki e-KTP. Jadi, kita harapkan masyarakat tidak lagi menunda-nunda untuk melakukan perekaman,” jelasnya.

Pada hari-hari sebelumnya, kata Adi lagi, rata-rata perharinya yang datang ke kantor untuk melakukan perekaman hanya 20 hingga 30 orang. Namun, lanjutnya, jelang Pemilu, masyarakat yang datang mengalami peningkatan yang mencapai 40 sampai 50 orang perhari.

“Layanan jemput bola juga masih terus berjalan, ke Kelurahan sesuai dengan yang dijadwalkan. Pelayanan yang diberikan sama dan proses penginputan dan pengiriman data juga sama,” paparnya.

Ditambahkan Adi, untuk surat keterangan (suket) sendiri, kini tidak diberlakukan lagi, sehingga masyarakat diharapkan untuk segera mengambil e-KTP, dengan mengunjungi kantor Disdukcapil, namun jika suketnya hilang, dibuatkan surat keterangan hilang.

“Yang masih berlaku hanya yang dikeluarkan pada Januari tahun ini. Yang sebelumnya, cukup datang ke kantor untuk konfirmasi,” tandasnya.

Sementara Kepala Seksi Identitas Penduduk Disdukcapil Parepare Andi Made Ali Patiroi mengatakan, layanan untuk permintaan e-KTP di Disdukcapil tetap menggunakan tujuh loket. Tingginya permintaan perekaman warga, kata dia, membuat petugas harus membuka layanan bahkan saat hari libur. Dan sesuai arahan Kemendagri melalui Ditjen Dukcapil, katanya lagi, seluruh petugas Disdukcapil harus tetap berkantor dan memberi pelayanan pada hari pencoblosan, Rabu (17/4).

Selain itu, tambah Andi lagi, sejak beberapa pekan terakhir, layanan perekaman juga tetap dibuka pada hari Sabtu dan Minggu karena tingginya permintaan warga. Untuk pencetakan e-KTP setelah perekaman, kata dia lagi, warga juga tak harus menunggu lama. “Setelah datanya dicek dan dipastikan tidak ganda, e-KTP kita cetak. Tidak sampai sehari warga sudah bisa mengantongi e-KTP. Karena layanan cepat memang terus kita maksimalkan,” tandasnya. (*)

Komentar