oleh

Edarkan Sabu dan Ineks, Tim Macan Sergap Dua IRT Kakak Beradik dan Pria Asal Panammpu

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ramlan-Hukum, Kriminal-

MAKASSAR, BP – Tim Macan Sat Resnarkoba Polrestabes Makassar kembali mengungkap jaringan peredaran dan penyalahguna narkotika di kota Makassar.

Dalam pengungkapan ini dua wanita bersaudara dan seorang pria diamankan bersama barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi. Mereka ditangkap di Jl. Teku Umar, Kelurahan Bulua, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

“Didapati dua bersaudari atas nama Rismawati alias Neneng (32) dan Andi Sri Rahayu alias Ayu (28) yaitu dari tangan Rismawati ditemukan barang bukti narkotika sebanyak 3 saset kurang lebih setengah gram, ada alat isap dan pirex,”kata Kasat Resnarkoba Pokrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika di Mapolrestabes, Jumat (3/5).

Kompol Diari menambahkan, pihaknya juga mengamankan 10 gram sabu dan belasan butir ekstasi dari tangan pelaku Sri Rahayu alias Ayu (36).

“Kemudian terduga pelaku Sri Rahayu alias Ayu ditemukan lebih dari 10 gram sabu dan 12 butir ineks ekstasi warna pink dimana keterangan semuanya diperoleh dari lelaki Sulfakar alias Sulfa (30),”tambahnya.

Selain itu, lanjut Diari, ketiga pelaku merupakan pengedar. Sabu dan ineks siap edar yang diamakan dari kedua ibu rumah tangga (IRT) itu akan diedarkan di Kota Makassar.

“Jadi barang bukti diamankan di rumah kontrakan Ayu, Semua pengededar, mereka menguasai dan akan diedarkan dan mereka baru tertangkap kali ini,”teranganya.

Kompol Diari menyebut, salah diantara pelaku juga merupakan penyalahguna. Namun barang haram itu diperoleh dari seseorang yang tak lain adalah saudaranya.

“Yang menggunakan si Rismawati ini tapi barang ini dari Ayu juga mereka bersaudara tapi penguasaannya berbeda,”pungkasnya.

Akibat perbutannya mereka pelaku Risma dikenakan pasal 114 dan atau 112 ayat 1 Juncto Pasal 132 Ayat 1 dengan ancaman paling ringan 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara.

Sedangkan, tersangka Sri Rahayu alias Ayu dan Sulfakar alias Sulfa dikenakan pasal 114 Ayat 2 dan 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.(*)

Komentar