oleh

Dana Non Kapitasi Bidan Mandek 5 Tahun, Ini Penjelasan Kepala BPJS Kesehatan Gowa

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Muchtar Suma-Daerah, Gowa-

GOWA, BP – Para tenaga bidan Puskesmas di Kabupaten Gowa merasa resah lantaran dana non kapitasi yang menjadi haknya tidak kunjung diterima.

Ironisnya, kondisi ini sudah berlangsung selama lima tahun sejak 2013 sampai 2018 lalu.

Para bidan pun mengadukan nasib di DPRD Kabupaten Gowa, sehingga menggelar rapat gabungan komisi IV dan II dengan pihak eksekutif dan BPJS Kesehatan Gowa di ruang aspirasi dewan, Selasa (14/5).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV, Asriady Arasi dihadiri pimpinan dan anggota dari dua komisi, Kadis Kesehatan Gowa, Hasanuddin serta Kepala BPJS Kesehatan Gowa, Lesty.

Pada kesempatan ini, Asriady menyampaikan, bahwa tujuan dilaksanakannya rapat gabungan komisi ini sekaitan adanya laporan dari sekelompok bidan di Gowa yang mempertanyakan dana non kapitasi yang belum dibayarkan sejak 2013 hingga 2018.

“Jadi kita gelar rapat gabungan komisi ini dengan mengundang Dinkes dan BPJS Kesehatan Gowa untuk mendengar dimana kendalanya sehingga dana non kapitasi para bidan belum terbayar selama lima tahun,” ujar legislator Demokrat ini.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Gowa, Lesty mengatakan, bahwa pihaknya telah membayarkan klaim dana kapitasi dan non kapitasi sesuai ketentuan.

“Yang kita bayarkan itu untuk dana kapitasi langsung disetor ke Puskesmas sementara non kapitasi dibayarkan sesuai usulan ke kas daerah dengan ketentuan lengkap berkasnya sementara yang tidak lengkap kita tolak dan tidak bisa lagi diusulkan,” jelasnya.

Adapun Kadis Kesehatan Gowa, Hasanuddin mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan para bidan dari 26 Puskesmas terkait dana non kapitasi.

“Jadi sesuai pikers dari BPJS yang kami terima sudah disampaikan para bidan dimana yang tidak terverifikasi maka tidak dibayarkan,” jelasnya.(*)

Komentar