oleh

Melawan Lupa, HMI Cabang Takalar Desak Penegak Hukum Ungkap Kasus CSR Sapi

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Supahrin-Takalar-

TAKALAR, BP – Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takalar, Muh. Nur Isra kembali mempertanyakan bantuan Corporate Sosial Responsibilities (CSR) yang diperuntukan kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Takalar.

Muh. Nur Isra mengatakan bahwa realisasi CSR yang begitu banyak anggarannya untuk masyarakat kurang mampu. Dimana CSR dari Bank Sulselbar dalam bentuk pengadaan bibit sapi yang di peruntukkan bagi kelompok tani ternak di Kabupaten Takalar yang diusulkan oleh FIK-KSM dengan mengajukan proposal kepemerintah Daerah Kabupaten Takalar pada tanggal 13 Oktober 2017 dan mendapat realisasi dari Bank Sulselbar per tanggal 18 Desember 2017.

Kemudian pada saat itu, CSR yang di setujui oleh Bank Sulselbar atas surat Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar dengan nomor surat 500/1928/EKON tanggal 13 Oktober 2017 perihal surat pengantar permintaan bantuan sapi.

“Bank Sulselbar pun secara singkat menyetujui proposal permohonan bantuan sapi tersebut atau induk sapi sebanyak 100 ekor dengan nilai Rp8.500.000,- per satu ekornya berarti total sebanyak Rp.850.000.000, total CSR Bank Sulselbar Takalar,” kata Muh. Nur Isra.

“Kami meminta kepada penegak hukum agar tidak masuk angin dan segera melakukan penyelidikan dan pendidikan terhadap kasus tersebut, yang imbuhnya entah kemana,” kesal Isra.

Penegak hukum jangan bungkam terkait persoalan ini, begitu banyak uang yang diperuntukkan untuk masyarakat Takalar tapi tidak sampai ketangan masyarakat.

“Atas nama lembaga Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takalar meminta kepada Polres Takalar dan Kejaksaan Negeri Takalar agar segera memeriksa oknum yang terlibat. “Kalau Penegak Hukum di Takalar tidak menyikapi, maka kami akan turun melakukan Aksi unjuk rasa,” tegas Isra. (*)

Komentar