oleh

Kader Parpol Rebutan Kursi Pimpinan DPRD Sulsel

Editor : Lukman Maddu-Headline, Politik-

MAKASSAR, BP – KPU Sulsel telah menetapkan hasil rekapitulasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Untuk DPRD Sulsel, pada periode 2019-2024 akan diisi oleh wakil dari 11 partai politik.

Golkar menempatkan caleg terbanyak dengan total 13 kursi. Disusul NasDem 12 kursi, Gerindra 11 kursi, dan Demokrat 10 kursi.

PKS, PKB, dan PDIP masing-masing mengamankan 8 kursi. Selanjutnya, PAN mengisi 7 kursi, PPP 6 kursi, serta Perindo dan Hanura masing-masing 1 kursi.

Dari 85 caleg peraih suara terbanyak, mayoritas wajah baru. Sebanyak 54 di antara mereka bukan berasal dari periode lalu.

Meski belum dilantik, namun wacana perebutan kursi unsur pimpinan DPRD Sulsel di internal parpol tentu menarik.

Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD mengatur bahwa ketua DPRD provinsi adalah anggota DPRD yang berasal dari parpol dengan perolehan kursi terbanyak. Merujuk aturan itu, Golkar berhak atas kursi ketua DPRD Sulsel, disusul empat jatah kursi wakil ketua yang berturut-turut diisi oleh parpol dengan kursi terbanyak. Dalam hal ini NasDem, Gerindra, Demokrat, dan PKS.

Kursi terakhir menjadi milik PKS sebab meski jumlah kursinya sama dengan PDIP dan PKB, mereka mengumpulkan suara lebih banyak.

Lantas siapa figur di internal Golkar yang berpeluang menggantikan HM Roem? Calon ketua DPRD Sulsel dari Golkar bisa mengerucut ke segelintir caleg. Pertama, Fachruddin Rangga yang merupakan petahana, sekaligus Ketua DPD II Kabupaten Takalar. Kemudian ada nama istri Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, Rusdin Abdullah, Andi Debbie Purnama.

Untuk Partai NasDem yang meraih kursi wakil ketua I merujuk kepada dua nama. Masing-masing Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif dan Ketua NasDem Makassar Andi Rachmatika Dewi. Adapun wakil ketua II yang diraih Partai Gerindra berpotensi dijabat Rusdin Tabi, Darmawangsa Muin dan Edward Wijaya Horas.

Kursi wakil ketua III yang diraih Partai Demokrat hampir pasti menjadi milik Ketua Demokrat Sulsel, Ni’matullah. Sementara pemilik kursi wakil ketua IV dari PKS berpotensi diraih Sri Rahmi atau Muzayyin Arif.

Komentar