oleh

Diduga Ada Temuan BPK, 13 Desa di Takalar Belum Ajukan Permintaan Pencairan Dana Desa

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Supahrin-Headline, Takalar-

TAKALAR, BP – Kabupaten Takalar sudah mulai melakukan pencairan Dana Desa untuk triwulan satu sebesar 20 persen dari jumlah anggaran dana desa yang dikelola. Hanya saja, dari 76 desa se Kabupaten Takalar masih ada 13 Desa yang belum melakukan permintaan pencairan dana desanya.

“Desa yang 13 ini belum bisa melakukan permintaan pencairan lantaran mereka masih ada sangkutannya yang harus dia selesaikan. Seperti administrasinya belum dia selesaikan, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan ada juga Desa yang tidak ada kepala desanya,” kata Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Takalar, Gazali Machmud, Rabu (22/5).

Sehingga 13 desa ini, belum bisa mengajukan permohonan pencairan dana desa untuk triwulan pertama di tahun 2019. Ini berdasarkan dengan rekomendasi BPK Pusat yang rekomendasi untuk tidak mencairkan Dana desa yang masih ada sangkutannya.

“Kalau mengenai nama Desa yang 13 itu, kami tidak punya wewenang untuk menyampaikan. Kita konfirmasi Inspektorat karena dia itu yang punya wewenang untuk mengeluarkan informasi nama Kepala Desa tersebut,” tegas Gazali Machmud.

Gazali Machmud juga menyampaikan bahwa pencairan untuk triwulan pertama sebesar 20 persen, tahap dua 40 persen, tahap tiga 40 persen. Dengan batas waktu pencairan triwulan pertama sampai bulan Juni.

“Kami berharap kepada kepala desa yang belum mencairkan dana desanya, agar kiranya secepatnya bisa menyelesaikan sangkutannya sehingga dana Desanya bisa dicairkan,” harap Gazali Mahmud. (*)

Komentar