oleh

Jaga Desa, Kejari Tator Setuh Lembang di Pelosok

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Cherly-Toraja Utara-

TORAJA UTARA, BP – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja gencar melakukan program jaga desa, melalui kegiatan sosialisasi pemberdayaan masyarakat desa melalui optimalisasi pengelolaan dana desa, dengan sasaran prioritas adalah desa atau lembang yang ada di pelosok.

Setelah Kecamatan Kapala Pitu, kini giliran Kecamatan Barrupu Kabupaten Toraja Utara, yang dihadiri Kejari Tana Toraja, Jefri P. Makapedua, Selasa 21 Mei 2019. Kajari didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang (PML) Kabupaten Toraja Utara Ritha Rasinan, Camat Baruppu Daniel Rumengan dengan pemateri ketua Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah Pembangunan Daerah (TP4D), Andi Ardi Arman, Kalem, BPL se-kecamatan Baruppu dan Baruppu.

Dalam kesempatan itu, Jefri P. Makapedua mengatakan bahwa salah satu program Kejaksaan RI salah satunya adalah jaga desa. Dan program ini merupakan salah satu langkah untuk melakukan pencegahan.

“Dan untuk mencengah korupsi atau pelanggaran itu ada beberapa hal yang penting dilakukan adalah programnya harus tepat mutu, tepat sasaran, tepat waktu,” jelasnya.

Dijelaskannya pula Jefri bahwa ada hal yang sangat disayangkan kepada rekanan beberapa pekerjaan yang didampingi TP4D yang berkali-kali ditegur melalui surat peringatan tetapi tidak dihiraukan. Selama ini upaya pencegahan telah dilakukan untuk itu kedepan akan dilakukan penindakan.

Kegiatan jaga desa tersebut untuk saat ini masih fokus di desa-desa yang terpelosok atau yang mash jauh dari desa. Untuk meminimalis terjadinya indikasi penyalah gunaan dana desa.

“Jika ada penyimpangan yang berdampak pada negara, dengan melihat skala prioritas dan kalkulasi kerugian negara dan memberikan kesempatan jika itu kesalahan administrasi ttapi jika itu fiktif maka akan dilanjutkan ke penyidikan dan dengan harapan dana desa bisa dikembalikan ke desa,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kadis PML Torut, Ritha Rasinan juga mengingatkan Kepala Lembang agar bekerja sesuai aturan yang ada, jangan melenceng dari aturan. Serta mengingatkan agar memasukkan laporan pertanggungjawaban sesuai jadwalnya.

Sementara itu Andi Ardi Arman dalam kesempatan itu membawahkan materi tentang program jaga desa, sosialisasi pemberdayaan masyarakat desa melalui optimalisasi pengelolaan Dana Desa.

Dalam kesempatan itu, Andi Ardi mewanti-wanti sejumlah kepala desa dan jajarannya yang hadir agar mengikuti aturan yang ada agar terhindar dari kasus yang merujuk pada pidana.

Sekedar informasi kecataman Baruppu merupakan salah satu kecamatan di Torut yang berbatasan langsung dengan Sulawesi Barat. (*)

Komentar