oleh

Ormas Laki Barru Duga Peredaran Kayu Ulin Ilegal

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Andi Amril-Barru-

BARRU, BP – Aksi bongkar kayu ulin yang diduga ilegal loging marak di empat titik di wilayah Kabupaten Barru. Keempat titik tempat pembongkaran kayu ulin itu masing-masing di Kampung Ujung Pelabuhan Awerange, Pantai Batupute, pantai Cilellang, dan kampung ujung indah di Kecamatan Mallusetasi dan Kecamatan Soppeng Riaja.

Ketua Ormas Laki Kabupaten Barru, Andi Agus menyatakan semua kayu ulin asal Kalimantan patut dinilai ilegal loging karena kayu tersebut tidak bisa diantar pulaukan. Lalu kenapa diempat titik lokasi di dua Wilayah Kecamatan di Barru marak bisnis kayu ulin.

“Bahkan bantalan kayu ulin begitu gampang ditemukan di beberapa tempat soumel milik para pengusaha kayu.Distribusi kayu ulin yang sudah diolah dalam bentuk barang jadi seperti untuk tiang dan dinding rumah panggung sering diangkut dan melintas secara bebas melalui jalan porosKabupaten Barru,” ungkap Andi Agus.

Andi Agus mengaku heran dengan bisnis kayu ini khusus di wilayah Kabupaten Barru seperti di Kampung Ujung dan Batu Pute di Kecamatan Soppeng Riaja.
Justru bongkar muat kayu ulin tidak melalui pelabuhan Awerangnge yang berada satu area, kendati pelabuhan tersebut jaraknya sangat dekat.

“Malah bongkar muat kayu ulin kerap dilakukan didua titik yakni di Pantai Cilellang dan Pantai Ujung Indah Kecamatan Mallusetasi,” jelasnya.

“Kayu ulin yang dibongkar di area pantai ini juga tidak memilih pelabuhan Awerangnge sebagai lokasi pembongkaran,tentu hal ini menjadi tanda tanya. Namun yang pasti para pengusaha kayu melakukan pembongkaran dari kapal masing-masing dikedua pantai tersebut,” terangnya. (*)

Komentar