oleh

Hindari Penyalahgunaan, Polsek Saluputti Sosialisasi Penggunaan ADD

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Cherly-Tana Toraja-

TANA TORAJA, BACAPESAN.COM – Dana Lembang atau Dana Desa (DD) itu rawan disalahgunakan oleh aparat Lembang atau Desa, seperti yang terjadi dibeberapa tempat di Indonesia serta untuk menjaga Kamtibmas.

Olehnya itu Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Jon Pairunan bersama Kapolsek Saluputti, IPTU Martinus Pararuk menggelar sosialisasi Kamtibmas dan mekanisme penggunaan dana desa atau dana lembang di Balai Lembang Rembo’-Rembo’ kecamatan Bittuang kabupaten Tana Toraja, Senin (3/6), yang dihadiri kepala Lembang, BPL dan masyarakat.

Menurut Kasat Reskrim, Jon Pairunan dalam kesempatan itu menjelaskan tentang Mekanisme Penggunaan Desa, agar para pengelola DD paham mekanismenya agar terhindari dari penyalahgunaan, disamping itu juga butuh keterlibatan masyarakat dalam mengawasi penggunaan DD tersebut.

“Pemerintahan Desa dituntut menyelenggarakan pemerintahan secara transparan dan akuntabel. Badan Permusyawaratan Desa yang merupakan lembaga yang mempunyai fungsi pengawasan diharapkan bisa menjalankan perannya secara sungguh-sungguh terutama dalam hal penggunaan anggaran,” jelas Jon.

Lebih lanjut dikatakan Jon, bahwa Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah sudah memberikan payung hukum yang jelas sehingga Badan Pengawas Lembang (BPL) tidak perlu ragu dalam menjalankan fungsinya untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja kepala desa. Adanya mekanisme ‘check and balance’ ini akan meminimalisir penyalahgunaan keuangan desa.

“Apabila Pengunaan Dana Desa ini tepat sasaran maka diharapankan desa akan menjadi pusat kegiatan ekonomi sehingga warga desa tidak perlu pergi ke kota untuk mencari pekerjaan,” jelasnya. (*)

Komentar