oleh

Dinilai Kemahalan, Ini Rincian Anggaran Pakaian Dinas Anggota DPRD Parepare

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Rahmaniar-Headline, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Anggaran pakaian dinas atau seragam Anggota DPRD Kota Parepare senilai Rp 398,5 juta menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Menjawab sorotan itu, Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir dan Wakilnya Rahmat Sjamsu Alam angkat bicara dan merinci anggaran seragam yang telah melalui proses rasionalisasi, dengan mengikuti standardisasi harga sesuai peraturan.

Bersama PPK, Fatma Muhammad, Kaharuddin Kadir merinci, anggaran Rp 398.500.000 tersebut untuk pengadaan 125 pasang pakaian dinas bagi 25 Anggota DPRD Parepare.

Secara detail, anggaran tersebut dialokasikan untuk dua pasang Pakaian Sipil Harian (PSH), sehingga jumlah PSH sebanyak 50 pasang dikali nilai satuan Rp 1.7 juta. Total anggaran PSH Rp 85 juta.

“Nilainya sudah rasional, sesuai dengan standar harga yang berlaku dan peraturan walikota. Namun bisa saja turun sesuai hasil pelelangan,” ujar Kaharuddin.

PSH lanjutnya, digunakan untuk mengikuti rapat paripurna yang bersifat bukan pengambilan keputusan, seperti pengumuman.

Selanjutnya, Pakaian Sipil Lengkap (PSL) sebanyak 25 pasang. Pakaian berupa jas dengan anggaran Rp 3 juta sepasang yang dipakai pada saat rapat paripurna istimewa atau kegiatan pelantikan ini hanya dianggarkan sekali dalam lima tahun. Total anggaran Rp75 juta.

Lanjut Kahar, Pakaian Dinas Harian (PDH) 25 pasang dengan harga Rp 1.5 juta sepasang, dianggarkan Rp 37.5 juta. Pakaian ini digunakan anggota dewan ketika melakukan kunjungan kerja.

Terakhir, Pakaian Sipil Resmi (PSR) Rp 2 juta sepasang, atau total Rp 50 juta. Pakaian lengan panjang ini dikenakan pada saat rapat paripurna pengambilan keputusan.

Selain empat macam pakaian dinas yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggota dan pimpinan DPRD juga diwajibkan memakai pin emas. Di Parepare, pin emas anggota DPRD kurang lebih tujuh gram seharga Rp 5 juta, atau dengan jumlah keseluruhan Rp 125 juta.

“Sebenarnya dalam aturan, pakaian dinas antara Anggota dan Pimpinan berbeda tetapi kita seragamkan semua,” jelas Rahmat Syamsu Alam, Wakil Ketua DPRD menambahkan.

Komentar