oleh

LSM Laksus Laporkan Sejumlah Tambak Udang Ilegal di Takalar ke Polda Sulsel

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Ady-Hukum-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laksus, Muhammad Ansar melaporkan sejumlah tambak udang di Kabupaten Takalar ke Polda Sulawesi Selatan unit Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kamis (13/6/2019).

Muhammad Ansar mengatakan, dalam rangka peran serta Organisasi Masyarakat (Ormas) dalam pembangunan dan penegakan hukum, menjadikan dasar pelaporan terkait banyaknya dugaan bisnis budidaya tambak udang yang belum memiliki izin alias ilegal tapi sudah beroperasi di Takalar.

“Seperti diberitakan di media sebelumnya, Laksus akan melaporkan ke Polda Sulsel sejumlah tambak udang di Takalar yang diduga ilegal. Ia, hari ini kami resmi melaporkan ke Polda Sulsel sejumlah tambak udang yang beroperasi di Takalar dengan nomor laporan 0062/S.LP/Laksus/Vl/2019,” kata Muh Ansar.

Muh Ansar mengharapkan ketegasan Kapolda Sulsel di bawah komando Irjen Pol. Hamidin yang baru dalam penegakan hukum di wilayah Sulsel tanpa tebang pilih terkait banyaknya tambak udang yang diduga ilegal beroperasi di Takalar.

“Ada empat lokasi tambak udang di Takalar yang kami masukkan laporannya hari ini ke Polda Sulsel, yaknitambak udang di Dusun Laikang, Desa Laikang. Kedua dan ketiga tambak udang di dua lokasi di Desa Punaga. Ke empat tambak udang di Desa Ujung Baji, Kecamatan Sanrobone,” tegas Ansar.

Lanjut dijelaskan Muh Ansar, tiga tambak udang milik Johanes, yang satunya di Punaga milik Pingseng, kedua pengusaha ini keturunan Tionghoa asal kota Makassar.

“Dasar laporan kami ke Polda Sulsel, bahwa sejumlah pengusaha tambak udang di Takalar membuang limbahnya langsung ke laut, dan sebagian belum memiliki izin IMB. Dan yang paling parah air sumur warga masyarakat sekitar sudah asin dan tak bisa mereka minum lagi,” geram Muh Ansar.

Pihak Polda Sulsel diharapkan menindak tegas pihak penambak udang yang diduga ilegal namun tetap beroperasi di Takalar. “Jika pihak Polda tidak serius menindaki maka kami akan melakukan aksi besar-besaran di depan halaman Polda Sulsel,” tutup Ansar. (*)

Komentar