oleh

ARN: Pariwisata Jadi Fokus PSBM XIX

Editor : Lukman Maddu-Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sektor pariwisata menjadi titik simpul pada Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XIX sebagaimana tema acara: Bersinergi Memajukan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal.

Hal itu diutarakan Ketua Pengarah PSBM XIX Andi Rukman Karumpa usai diterima Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Kamis kemarin (13/6/19). Dalam pertemuan itu panitia melaporkan kesiapan akhir penyelenggaraan PSBM hingga hari H.

Selain Rukman, panitia yang menemui Kalla antara lain Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) HM. Sattar Taba, Sekretaris Pemprov Sulsel Abdul Hayat Gani; yang juga Ketua Panitia PSBM XIX, dan wakilnya A. Karim, penjabat Walikota Makassar Iqbal Suhaeb, Ketua Kadin Sulsel Zulkarnain Arief, dan Andi Indra, mewakili HIPMI DKI Jakarta.

Lebih jauh Rukman mengatakan, kali ini tema lebih difokuskan pada aspek pariwisata, mengingat sektor ini sedang digenjot pemerintah dan dijadikan andalan dalam menangguk devisa negara.

“Pemeritah tengah giat-giatnya mendorong pariwisata guna menstabilkan defisit neraca perdagangan,” katanya.

Apalagi, lanjut Rukman, target pemerintah sendiri pada tahun 2019 ini ingin mendatangkan 20 juta turis asing. Karena itu, pembangunan infrastrukur pariwisata, promosi dan pengenalan destinasi baru perlu mendapat perhatian.

Menurut Wakil Ketua Umum Kadin ini, khusus di Sulawesi Selatan, sektor periwisata mulai bergairah, obyeknya sangat beragam, dari budaya, alam hingga kulinernya dengan ikon Tana Toraja.

“Kita perlu memperkenalkan destinasi baru yang potensial dijual untuk menarik turis domestik dan asing. “Namun, pemangku kepentingan harus membenahi daerahnya, terutama kebersihan, sanitasi, keamanan dan kelayakan destinasi,” katanya.

Pada 2018 lalu, Rukman adalah Ketua Panitia PSBM XVIII, sempat menggagas perlunya dikembangkan pariwisata bahari yang memang menjadi ikon orang Sulawesi Sealatan.

“Para saudagar bisa mengembangkan perahu pinisi untuk mengangkut turis mengelilingi pulau-pulau di sekitar Makassar. Turis diperkenalkan dengan destinasi sejarah, menyusuri Sungai Tallo sebagai pusat Kerajaan Gowa, lalu masuk ke Sungai Jeneberang menuju ke Benteng Sombaopu, terus Pulau Samalona, Kodingareng. Sampai di darat, ada Benteng Roterdam. Ini menakjubkan,” ungkapnya. (*)

Komentar