oleh

Terbukti Malanggar UU Pemilu, Seorang IRT Divonis 1 Bulan Bui

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Cherly-Daerah, Tana Toraja-

TANA TORAJA, BP – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Vebri Astuti divonis oleh hakim selama 1 bulan penjara plus denda Rp500 ribu karena terbukti melanggar Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dalam sidang putusan di ruang sidang Pengadilan Negeri Makale Tana Toraja, Jumat (14/6).

Dalam kesempatan itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tana Toraja, Amanat Panggalo saat membacakan tuntutan, berdasarkan bukti yang ada maka terdakwa dituntut 2 bulan penjara dengan denda Rp1 juta rupiah.

Ia menambahkan, terdakwa Vebri Astuti alias mama Raya terbukti melanggara 27 UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum pasal 523 ayat (1) jo. 280 ayat (1) huruf j. Dimana Terdakwa terbukti membagikan uang di masa kampaye, atau memberikan amplop yang berisikan uang sebanyak Rp 200ribu rupiah.

Namun Ketua Majelis Hakim, Timotius Djemey dibacakan putusan bahwa terdakwa divonis 1 bulan penjara dengan denda Rp 500ribu, karena menimbang terdakwa telah membacakan pernyataannya bahwa terdakwa yang merupakan IRT muda dengan suami merantau sehingga tidak ada yang menjaga anaknya.

Sementara itu terdakwa, Vebri Astuti saat membacakan tanggapan dengan mata berkaca-kaca dan kalimat yang terbanta-banta mengatakan, dirinya telah menyesali perbuatannya dan minta hakim untuk mempertimbangkan tuntutan dari JPU karena anaknya tidak ada yang merawat karena suami merantau.

Dalam sidang pembacaan putusan tersebut disamping dihadiri keluarga terdakwa, juga dihadiri Bawaslu Tana Toraja dan kader partai Berkarya. (*)

Komentar