oleh

Wabup Tator Serahkan Satunan Kepada Ahli Waris Korban Peyelenggara Pemilu

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Cherly-Berita-

TANA TORAJA, BP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja melalui program setuhan sesama memberikan satunan kepada ahli waris korban penyelenggara Pemilu 2019.

Diketahui, di Tana Toraja ada 2 korban yang meninggal dunia yakni satu anggota KPPS di TPS 4 lembang Randanan, Hernita Paseno dan anggota kepolisian Polres Tana Toraja, IPDA Paulus Kenden yang meninggal saat melaksanakan tugas melakukan pengamanan pemilu dan satu orang yang keguguran saat melaksanakan tugas yakni Paulina yang merupakan salah satu anggota KPPS dari kecamatan Sanggala Utara.

Pemkab Tana Toraja memberikan santunan kepada korban, yang diserahkan langsung oleh wakil bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara di ruang kerjanya, Senin (17/6).

Dalam kesempatan itu Victor menyampaikan permintaan maaf bupati karena beliau masih tugas luar daerah serta masih kontrol kesehatan, sehingga dirinya yang ditugaskan untuk menyerahkan santunan langsung.

Lebih lanjut dikatakan bahwa hal ini merupakan wujud kepedulian dan penghargaan kepada kedua korban yang meninggal serta yang keguguran karena melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilu demi menyukseskan pemilu.

“Kami berduka cita atas kepergian kedua korban, dan juga kepada ibu Paulina yang mengalami keguguran. Dan sebagai penghargaan dan ucapan terima kasih atas pengabdian mereka. Maka kami memberikan santunan tetapi jangan dilihat dari nilainya ” ucap Victor.

Wabup menyerahkan santunan kepada ahli waris Hernita Paseno yang diserahkan langsung kepada kedua putra/putrinya didampingi ayah mereka sebesar 10 juta, dan kepada ibu Paulina yang keguguran sebanyak 5 juta, diketahui selama perawatan semua biaya ditanggung pemkab. Dan untuk IPDA Paulus Kenden tetapi ahli waris tidak sempat hadir sehingga akan diantarkan langsung ke ahli warisnya yakni istri almarhum.

Sementara itu, suami sekaligus ahli waris, Yordan Pribadi Pangala dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas keperdulian pemerintah dan bantuan.

Diketahui alm. Hernita Paseno meninggalkan 4 orang anak yang pertama masih duduk di bangku SMA dan yang paling kecil di bangku SD. (*)

Komentar