oleh

Kasus Utang Obat RSUD Andi Makkasau, Kejari Tersangkakan Muh Yamin

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Yanti-Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare menetapkan mantan Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, dr Muh. Yamin sebagai tersangka.

Bahkan pihak Kejari Parepare sudah melayangkan surat panggilan tersangka bernomor : SP-135/P.4.11/Fd.1/06/2019 kepada dr Yamin untuk menghadap kepada Jaksa Penyidik, Rabu, 19 Juni 2019, pukul 13.00 Wita di Kantor Kejari Parepare.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare, Andi Darmawangsa, membenarkan jika pihaknya melayangkan surat panggilan tersangka kepada dr Muh Yamin, terkait kasus utang obat di RSUD Andi Makkasau yang ditangani institusinya.

“Pemanggilan tersangka kepada dr Yamin terkait kasus yang ditangani Kejari Parepare,” jelas Darmawangsa.

Ditanya soal kasus yang ditangani tersebut, Andi Darmawangsa mengaku, Kejaksaan melihat ada keterkaitan antara kasus utang obat Rumah Sakit Andi Makkasau dengan raibnya dana Dinas Kesehatan.

“Teorinya seperti ini, Kejari = RSUD dan polisi = Dinkes. Namun, saya mau selesaikan dulu RSUD baru melangkah ke kasus yang lain, karena ini komitmen saya untuk menyelesaikan kasus ini,” terang pria Bugis ini.

“Dugaan sementara bahwa anggaran Dinkes digunakan untuk menutupi kerugian di RSUD, berdasarkan keterangan saksi, nanti di persidangan JPU akan membuktikan, ini masih dugaan, semua fakta akan kita uji di persidangan,” imbuhnya.

Jika pemanggilan tersangka (dr Yamin) tidak dipenuhi kata dia, maka pihaknya akan melakukan penjemputan paksa.

“Kalau tidak datang, kita ikuti prosedur, dan ada upaya paksa bisa dilakukan penyidik,” jelas Andi Darmawangsa. (*)

Komentar