oleh

Keluarkan Rudal dari Grup WA Golkar, NH Tegur Keras Kadir Halid

Editor : Lukman Maddu-Headline, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Internal DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan berkonflik. Hal itu lantaran Kadir Halid mengeluarkan Rusdin Abdullah (Rudal) dari Group WhatsApp DPD Golkar Sulsel.

“Dengan viralnya informasi tersebut di media, kami berharap bapak Rusdin Abdullah untuk menghentikan segala tindakannya yang merusak citra Partai, Beliau adalah elit Partai Golkar sulsel, sejatinya hal hal seperti ini bekiau tidak usah baper, bahkan jauh lebih bagus beliau tidak membawah ke wilayah publik, tapi bicara di internal partai, itu yang sangat kami sayangkan dan sesalkan,” kata Risman Pasigai, Jubir Partai Golkar Sulsel

“Ayolah Pak Rudal, jangan kayak anak baru di Golkar, ini baru di group WA sudah bicara ke publik, Bapak adalah salah satu panutan anak muda Golkar, berikanlah contoh kedewasaan dalam bermain politik,” tegas MRP.

Mendengar ulah Kadir Halid mengeluarkan Rusdin Abdullah (Rudal) dan istri dari grup Whatsapp Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH) bereaksi keras. Ketua DPD Golkar Sulsel itu marah besar.

Di Jakarta, Rabu (19/6/2019), NH mengaku prihatin dan langsung menegur keras adiknya, Kadir Halid, melalui telepon.

“Perlu saya infokan kepada seluruh pengurus bahwa begitu saya ketahui saudara Rudal dikeluarkan oleh Kadir dari group maka saya langsung telpon dan menegur keras dan saya perintahkan untuk segera dimasukan kembali sekalipun ada alasan yang mendasar yang nanti pada saat yang tepat akan saya jelaskan kepada pengurus melalui rapat,” demikian bunyi Whatsapp NH yang diperoleh di internal Partai Golkar.

Hanya saja, lanjut NH, sekadar informasi bahwa Rudal sudah memutuskan komunikasi dengan dirinya, baik secara pribadi maupun sebagai Ketua DPD Golkar Sulsel dan Ketua DPP Golkar, sejak ada gugatan di internal Beringin itu.

Menurutnya, dirinya telah berusaha berkomunikasi melalui telepon namun tidak diangkat. Serta melalui WA namun juga tidak dijawab untuk membahas persoalan tersebut.

“Silakan para sahabat menilai sendiri untuk itu. Agar diketahui pula bahwa agar saya tetap menjaga dinamika organisasi, maka untuk sementara saya putuskan keluar dr grup WA sampai ada keputusan sengketa pileg,” pungkasnya. (*)

Komentar