oleh

Kajari Parepare Sebut Yamin Lakukan Pembohongan Publik

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Rahmaniar-Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Parepare, Andi Darmawangsa menanggapi pernyataan yang dikemukakan Kepala Subdirektorat Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati di sejumlah pemberitaan media daring, Kamis, (27/6/2019).

Kajari menilai, alasan mangkirnya dr Muhammad Yamin dalam panggilan jaksa karena menghadiri panggilan Polda merupakan salah satu bentuk pembohongan publik.

“Kalau benar pernyataan tersebut berarti tersangka dr. Muhammad Yamin telah melakukan pembohongan publik dan tidak kooperatif dan tentunya ini menjadi catatan jaksa penyidik,” tegas Andi Darmawangsa.

Pihaknya lanjut dia, telah melayangkan kembali surat panggilan ketiga kepada dr Muhammad Yamin, dan dua rekannya Taifiqurrahman, serta Syukur untuk pemeriksaan tersangka dugaan kasus korupsi utang obat RSUD Andi Makkasau dengan kerugian sekira Rp 2,3 miliar itu.

“Kemarin (Rabu, 26 Juni 2019) kami sudah melayangkan panggilan untuk jadwal pemeriksaan tanggal 2 Juli,” terang mantan Kajari Teluk Kantan ini.

Ditanya perihal upaya mendatangkan tersangka pada jadwal yang telah ditentukan, ia menjelaskan akan menghadirkan tersangka berdasarkan prosedur yang diamanahkan dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHAP). “Jaksa akan menjalan prosedur dan tatacara yang diatur dalam KUHAP. Tersangka melalui PH-nya tentu paham hal tersebut,” paparnya.

Saat dibedah, pada pasal 112 KUHAP ayat 2 menyebutkan kewenangan penyidik untuk memerintahkan petugas menjemput tersangka.

“Orang yang dipanggil wajib datang kepada penyidik dan jika ia tidak datang penyidik memanggil sekali lagi, dengan perintah kepada petugas untuk membawa kepadanya,” demikian kutipan isi pasal 112 ayat 2 dalam KUHAP.

Sebelumnya, Kepala Subdirektorat Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati mengungkapkan, jika tidak ada gelar perkara atau pemeriksaan yang melibatkan dr Muh Yamin, mantan Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare di Polda Sulsel.

“Hari ini (kemarin, red.) tidak ada gelar perkara dan pemeriksaan di Polda,” singkat Kepala Subdirektorat, Kompol Yudha Wirajati, Rabu, (26/6/2019), kemarin.

Sementara, salah satu alasan ketidakhadiran Yamin memenuhi panggilan Jaksa Penyidik Perkara Kejari Parepare karena memenuhi panggilan Polda Sulsel. (*)

Komentar