oleh

Mangkir dari Panggilan Kejari Parepare, Yamin Penuhi Panggilan di Polda

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Rahmaniar-Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Tersangka kasus utang obat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, dr Muhammad Yamin, dan dua rekannya, Taufiqurrahman, dan Muh. Syukur mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare. Ketiganya dijadwalkan diperiksa oleh Jaksa Penyidik Perkara pada pukul 10.00 wita, Rabu, (26/6/2019) kemarin.

Informasi ini dibenarkan Kajari Parepare, Andi Darmawangsah yang dikonfirmasi, Rabu, (26/6’2019). “Tersangka dr Muh Yamin dan Taufiqurrahman, serta Muh Syukur tidak hadir memenuhi panggilan jaksa penyidik perkara TPK pengadaan obat, alat dan bahan habis pakai tahun 2015 s/d 2017,” ujar Andi Darmawangsa.

Menurut Andi Darmawangsa, Yamin tidak menghadiri panggilan tersebut lantaran sedang memenuhi panggilan klarifikasi dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan. Sementara, kata dia, tersangka lainnya, Syukur sedang melakukan pemeriksaan kesehatan di Makassar, dan Taufiqurrahman tidak diketahui alasannya.

“Berdasarkan surat yang disampaikan ke Jaksa Penyidik, Yamin tidak hadir karena PH yang baru ditunjuk masih sidang di Kendari, dan alasan yang kedua oleh tersangka dr. Muh Yamin, karena sedang memenuhi panggilan Polda hari ini dan untuk kedua dari tersangka Syukur, yang bersangkutan sedang melakukan cek kesehatan di Makassar,” paparnya.

Pemanggilan kedua pada dugaan korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sekira Rp 2.3 miliar ini lanjut dia, untuk melengkapi beberapa pengembangan pertanyaan penyidikan kasus tersebut.

“Semoga dalam waktu dekat ketiganya bisa menghadiri panggilan Jaksa Penyidik, sebab perkara ini cukup lama ditangani. Harapan kami kalau ketiga tersangka hadir, maka segera kami limpah ke JPU, untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor,” terang Darmawangsa.

Ditanya soal pertimbangan prioritas hukum antara pemanggilan di Polda yang hanya sebatas klarifikasi atau pemeriksaan tersangka di Kejari, Andi Darmawangsa mengatakan, jika alasan Yamin memenuhi panggilan Polda sudah logis secara hukum. “Iya, karena dilampiri surat panggilan dari Polda. Menurut yang bersangkutan (Yamin), jadwal di Polda sudah merupakan jadwal yang tertunda,” terang dia.

Kejari lanjutnya, sudah mengagendakan pemanggilan ketiga kepada tiga tersangka tersebut, termasuk Yamin pada 2 Juli mendatang. “Sudah kami lakukan pemanggilan lagi untuk tanggal 2 Juli,” ungkapnya.

Diketahui, Kejari Parepare telah melayangkan dua kali panggilan. Panggilan pertama dipenuhi Yamin, namun pemeriksaan tidak dilakukan lantaran Yamin tidak didampingi PH (Penasihat Hukum).

Kejari juga menerangkan upaya menghadirkan ketiga tersangka pada panggilan ketiga. “Kita melihat alasan hukum ybs tidak hadir, jaksa penyidik akan mengikuti prosedur dalam KUHAP,” tutup pria bersuku Bugis ini. (*)

Komentar